DLH Kota Malang Sigap Lindungi Warga, Pohon Tua di Alun-Alun Dirapikan

Reporter

Hendra Saputra

Editor

Dede Nana

26 - Jan - 2026, 07:33

Perapihan pohon di Alun-alun Merdeka Kota Malang yang dilakukan DLH (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Komitmen Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang dalam menjaga keselamatan warga kembali ditunjukkan melalui aksi cepat di lapangan. Senin (26/1), DLH Kota Malang melakukan perapihan sejumlah pohon tua di kawasan Alun-Alun Merdeka Kota Malang, tepatnya di depan pusat perbelanjaan Ramayana.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya antisipasi menghadapi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang yang melanda Kota Malang dalam beberapa hari terakhir. Kawasan Alun-Alun yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dinilai membutuhkan perhatian ekstra demi mencegah risiko pohon tumbang dan potensi korban jiwa.

Baca Juga : Saldo JHT Bisa Dicairkan 30% untuk Cicilan Rumah, Ini Ketentuannya

Pelaksana Harian (Plh) Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, menegaskan bahwa pemangkasan dilakukan secara terencana. Bahkan hal itu dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan teknis di lapangan.

“Beberapa hari terakhir sempat terjadi angin kencang. Karena itu kami lakukan langkah antisipatif agar tidak terjadi pohon tumbang yang bisa membahayakan masyarakat,” ujar Raymond.

Menurutnya, pohon-pohon yang dirapikan merupakan vegetasi berusia tua dengan kondisi dahan dan batang yang mulai rapuh. Jika dibiarkan, kondisi tersebut berpotensi membahayakan pengunjung Alun-Alun saat angin kencang datang secara tiba-tiba.

“Kami tidak menebang sembarangan. Yang dipangkas adalah pohon tua atau bagian dahan yang sudah rapuh berdasarkan hasil pengecekan tim teknis,” jelasnya.

Raymond menambahkan, upaya ini sekaligus menegaskan bahwa DLH Kota Malang tidak mengesampingkan aspek kelestarian lingkungan. Keselamatan masyarakat dan keberlanjutan ekosistem perkotaan tetap menjadi dua hal yang berjalan beriringan.

“Setiap pohon yang dipotong akan kami imbangi dengan program penanaman kembali di lokasi lain. Prinsipnya keselamatan masyarakat tetap berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan,” tegasnya.

Baca Juga : 6 Wilayah Jawa Timur Diterjang Angin Kencang, Sumenep Paling Kuat

Selama proses pemangkasan berlangsung, DLH Kota Malang juga menerapkan pengamanan area serta pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi. Petugas disiagakan penuh agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas warga.

Tak hanya itu, DLH turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Salah satu caranya yakni dengan melaporkan pohon-pohon yang dinilai berpotensi membahayakan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem.

“Jika warga melihat pohon yang berisiko membahayakan, segera laporkan ke DLH agar bisa kami tindaklanjuti lebih cepat,” pungkas Raymond.