10 Kota Terbaik Dunia untuk Wisata Kuliner 2026 Versi Condé Nast Traveller, Indonesia Absen

Reporter

Mutmainah J

Editor

A Yahya

17 - Jan - 2026, 02:28

Ilustrasi wisata kuliner. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Dunia kuliner kembali mendapat sorotan di awal 2026. Media perjalanan internasional Condé Nast Traveller merilis daftar The Best Places to Eat in 2026, yang memuat deretan kota dengan kekuatan gastronomi paling menonjol tahun ini.

Daftar tersebut tidak hanya menampilkan destinasi kuliner yang sudah mapan, tetapi juga kota-kota yang tengah naik daun berkat kekayaan rasa, keunikan tradisi, serta inovasi para pelaku industrinya. Kota-kota dari Amerika, Eropa, Amerika Latin, hingga Asia Selatan masuk dalam rekomendasi ini.

Baca Juga : Asfiksia Diduga Jadi Penyebab Kematian Cucu Henry Pribadi, Ini Penjelasan Lengkapnya

Berikut 10 kota dan wilayah terbaik untuk wisata kuliner tahun 2026 berdasarkan penilaian Condé Nast Traveller.

1. Boston, Amerika Serikat

Boston berhasil menduduki posisi teratas sebagai destinasi kuliner unggulan 2026. Kota ini dikenal kuat dengan sajian laut khas pesisir timur Amerika, seperti lobster dan sup krim kerang yang telah menjadi ikon.

Dalam beberapa tahun terakhir, lanskap kuliner Boston berkembang pesat. Restoran dengan konsep modern dan sentuhan lintas budaya bermunculan, melengkapi tradisi kuliner klasik yang sudah mengakar kuat.

2. Crete, Yunani

Pulau Crete menawarkan gambaran autentik dapur Yunani yang sederhana namun kaya rasa. Hidangan lokal dibuat dari bahan hasil bumi sendiri, mulai dari minyak zaitun, sayuran segar, hingga produk peternakan setempat.

Resep-resep tradisional masih dijaga dengan baik, menjadikan pengalaman bersantap di Crete terasa dekat dengan akar budaya dan gaya hidup Mediterania yang sehat.

3. Fes, Maroko

Fes dikenal sebagai salah satu pusat budaya Maroko, termasuk dalam urusan kuliner. Kota tua Fes menghadirkan pengalaman makan yang sarat sejarah, dengan pasar tradisional yang dipenuhi aroma rempah dan roti khas.

Menu seperti tagine dan couscous menjadi sajian utama, sementara kehadiran restoran modern dengan pendekatan kontemporer membuat Fes tetap relevan di peta kuliner global.

4. Hong Kong

Hong Kong menjadi satu-satunya wakil Asia dalam daftar ini. Kota ini menampilkan perpaduan kuliner Timur dan Barat yang kuat, mulai dari dim sum klasik hingga restoran fine dining internasional.

Selain ragam makanannya, Hong Kong juga dikenal dengan budaya bar dan minuman koktail kreatif yang terus berkembang, menjadikannya destinasi lengkap bagi wisatawan pencinta kuliner.

5. Medellín, Kolombia

Medellín memperkenalkan kekayaan kuliner Kolombia yang mengenyangkan dan penuh karakter. Hidangan khas seperti bandeja paisa mencerminkan identitas lokal dengan komposisi sederhana namun kaya rasa.

Kota ini juga menawarkan beragam jajanan dan makanan rumahan yang hangat, menciptakan pengalaman bersantap yang akrab dan bersahaja.

6. Minas Gerais, Brasil

Wilayah Minas Gerais dianggap sebagai jantung kuliner tradisional Brasil. Masakannya banyak menggunakan bahan lokal seperti jagung, kacang-kacangan, daging babi, dan keju khas daerah.

Baca Juga : Diskusi Multidisipliner Pascasarjana Unikama Soroti Tantangan Nyata Pendidikan dan Manajemen Global

Pão de queijo menjadi simbol kuliner Minas Gerais, sementara keju artisanalnya telah diakui secara internasional sebagai bagian penting dari warisan gastronomi Brasil.

7. Parramatta, Sydney, Australia

Parramatta tumbuh sebagai pusat kuliner multikultural di kawasan Sydney Raya. Beragam masakan dari Timur Tengah, Asia, hingga Australia modern dapat ditemukan berdampingan di kota ini.

Keberagaman budaya tersebut menciptakan pengalaman kuliner yang dinamis dan menjadikan Parramatta salah satu kawasan kuliner paling menarik di Australia.

8. Patan, Nepal

Patan menawarkan kekayaan kuliner tradisional Newari yang masih lestari. Hidangan seperti momo, chatamari, dan yomari mudah ditemui di kawasan bersejarah kota ini.

Selain makanan, Patan juga dikenal dengan eksplorasi minuman lokal dan tradisi teh Nepal, memberikan pengalaman kuliner yang berbeda dari destinasi lain.

9. Prince Edward County, Kanada

Prince Edward County mengusung konsep kuliner berbasis bahan lokal dengan pendekatan farm-to-table. Restoran-restoran di wilayah ini mengandalkan hasil pertanian dan perikanan setempat.

Kawasan ini juga terkenal sebagai penghasil wine lokal berkualitas, memadukan keindahan alam dengan pengalaman bersantap yang elegan dan intim.

10. Seville, Spanyol

Seville dikenal sebagai salah satu kota terbaik untuk menikmati budaya tapas Spanyol. Bar-bar tradisional menyajikan beragam hidangan kecil dengan cita rasa kuat dan autentik.

Iberico ham, hidangan laut goreng, hingga churros dengan cokelat panas menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalaman kuliner di kota yang kaya tradisi ini.

Daftar ini menunjukkan bahwa kekuatan kuliner dunia terus berkembang dan tidak lagi terpusat pada kota-kota besar semata. Melalui rekomendasi Condé Nast Traveller, para pelancong kini memiliki referensi baru untuk menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai belahan dunia sepanjang 2026.