Ganjar Pranowo Panen 10 Ton Padi dari Lahan 1 Hektare di Jombang
Reporter
Adi Rosul
Editor
Nurlayla Ratri
17 - Sep - 2026, 01:45
JATIMTIMES - Ganjar Pranowo melakukan panen raya padi dari bibit ciptaan kader PDI Perjuangan asal Lampung di Kabupaten Jombang. Keunggulan bibit ini bisa menghasilkan 10 ton beras dari lahan cuman 1 hektare sawah.
Panen raya padi ini dilakukan Ganjar di Desa/Kecamatan Bareng pagi tadi. Ketua DPP Bdang Pemerintahan dan Otonomi Daerah PDI Perjuangan tersebut didampingi pengurus lainnya seperti Tri Rismaharini, Sadarestuwati, Sri Rahayu, dan beberapa kepala daerah di Jatim dari Kader PDI Perjuangan.
Baca Juga : Tiket BIGBANG Jakarta 2027 Mulai Dijual Hari Ini, Simak Cara Belinya
Di atas lahan sawah seluas 1 hektare, mantan Gubernur Jawa Tengah ini memanen padi sebanyak 10 ton. Padahal, umumnya sawah seluas 1 hektare hanya mampu menghasilkan 5-6 ton padi.
Rupanya, padi yang ditanam bukan dari benih biasa. Benih padi ini merupakan hasil penelitian dan pengembangan pembibitan benih padi dari kader PDI Perjuangan asal Lampung Surono Danu. Bibit unggul ini diberi nama MSP 65 (Mari Sejahterakan Petani).
"Pagi ini kita panen raya benih MSP (Mari Sejahterakan Petani). Ini temuan dari Mbah Rono dari Lampung dan sebenarnya sudah lama sekali. Variannya cukup banyak, tapi kalau kemudian tadi kira-kira average bisa 10 ton, menurut saya itu sudah surprise, luar biasa," ujarnya kepada wartawan di lokasi, Kamis (17/09/2026).
Dikatakan Ganjar, benih padi MSP tersebut menjadi relevan di tengah kondisi El Nino saat ini. Menurutnya, dalam situasi tersebut, kesiapsiagaan pangan harus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup.
"Nah, ini hanya salah satu ikhtiar yang kita lakukan dan PDI Perjuangan memerintahkan kepala daerahnya, DPRD-nya untuk support strukturalnya, 'Nanemo!' (Menanam lah) Bersama masyarakat, 'Nansmo!' (menanam lah) Agar kita punya ketahanan pangan untuk diri kita sendiri. Jadi spiritnya sebenarnya itu. Dan ini karya dari salah satu kader yang menurut saya perlu kita sosialisasikan dan kita dukung," ucapnya.
Baca Juga : Wujudkan Kota Tangguh, Pemkot Surabaya Latih Warga Hadapi Potensi Sesar Aktif
Dikatakan Ganjar, uji coba benih MSP ini sudah dilakukan di banyak tempat, terutama di Pulau Jawa. Ke depan, pihaknya akan menyebarkan benih MSP ini agar bisa ditanam di seluruh Indonesia agar produktivitas padi bisa semakin banyak.
"Dan ini akan kita teruskan. Apakah kira-kira 3-4 kali panen bisa konsisten? Kalau itu konsisten fix, maka kita sebarkan. Maka tadi saya minta logbook-nya, catatannya disiapkan. Benihnya mesti konsisten seperti itu, kondisi tanahnya, pemupukannya, prosesnya, perawatannya. Kalau itu sama, maka rakyat tinggal meniru saja," pungkasnya.(*)
