Bupati Sanusi Dorong Penguatan Pembinaan Atlet Jelang Porprov Jatim X Tahun 2027

09 - Sep - 2026, 07:35

Bupati Malang HM. Sanusi (tengah) bersama Ketua Umum KONI Kabupaten Malang Darmadi beserta para atlet Kabupaten Malang di Gor Uraha Badminton Hall, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Rabu (9/9/2026). (Foto: Dok. Prokopim Setda Kabupaten Malang)

JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi mendorong Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang bersama masing-masing cabang olahraga (cabor) untuk melakukan penguatan pembinaan atlet jelang gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ke-X tahun 2027;di Surabaya mendatang. 

Hal itu disampaikan Sanusi saat menghadiri launching Pemusatan Latihan Kabupaten menuju Porprov Jawa Timur ke-X Tahun 2027 bersama Ketua Umum KONI Kabupaten Malang Darmadi yang sekaligus bertindak sebagai Ketua DPRD Kabupaten Malang di GOR Uraha Badminton Hall, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. 

Baca Juga : Sekolah Ramah Anak Diperkuat, Tulungagung Dorong Lingkungan Belajar Bebas Kekerasan

Bupati Malang HM. Sanusi menyampaikan, dimulainya pemusatan latihan harus menjadi titik perubahan dalam pola persiapan atlet Kabupaten Malang. Ia menyebut, program tersebut tidak boleh berhenti sebagai agenda formal menjelang kompetisi, tetapi harus benar-benar menjadi ruang pembinaan untuk mengukur sekaligus meningkatkan kemampuan atlet.

"Kita menyadari bahwa untuk mencapai prestasi yang membanggakan, tidak ada jalan pintas. Prestasi tidak lahir secara tiba-tiba. Prestasi dibangun melalui proses latihan yang disiplin, kerja keras yang konsisten, evaluasi yang berkelanjutan, serta mental yang kuat dalam menghadapi setiap tantangan," ungkap Sanusi, Rabu (9/9/2026). 

Oleh karena itu, Sanusi meminta para atlet tidak menyia-nyiakan masa pemusatan latihan. Program yang diberikan pelatih harus dijalankan dengan serius, sementara aspek kesehatan, kebugaran dan kemampuan teknis harus terus dijaga serta ditingkatkan.

Menurutnya, kualitas seorang juara justru terbentuk sebelum pertandingan dimulai. Proses latihan yang berat harus menjadi bagian dari perjalanan menuju prestasi, termasuk ketika atlet menghadapi kegagalan.

"Ingatlah, seorang juara tidak hanya dibentuk ketika berdiri di podium, tetapi dibentuk dalam setiap proses latihan yang berat, dalam setiap tetes keringat, dan dalam setiap kegagalan yang mampu dijadikan sebagai pelajaran untuk bangkit kembali," jelas Sanusi. 

Lebih lanjut, pihaknya juga mengingatkan agar orientasi pembinaan tidak semata-mata diarahkan pada jumlah medali. Prestasi olahraga harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter atlet. Menurutnya, kemenangan bukan semata-mata tentang meraih medali. Kemenangan sejati juga tercermin dari sportivitas, kejujuran, disiplin, kerja sama dan ketangguhan mental.

Sanusi juga memberikan penekanan khusus kepada para atlet agar keberhasilan di arena pertandingan tidak mengesampingkan sikap dan kepribadian. "Jadilah atlet yang tidak hanya hebat dalam bertanding, tetapi juga memiliki karakter dan kepribadian yang membanggakan," kata Sanusi. 

Baca Juga : Plt Bupati Tulungagung: Haornas, Momentum Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Gaya Hidup

Sementara itu, Sanusi menilai keberhasilan pembinaan tidak mungkin dibebankan hanya kepada atlet. Pelatih dan official memiliki peran strategis dalam memastikan program berjalan sesuai target, termasuk membangun komunikasi yang sehat dan menjaga kekompakan tim.

Pemkab Malang akan terus mendorong pengembangan olahraga daerah. Namun dukungan pemerintah perlu berjalan bersama kerja serius KONI Kabupaten Malang, pengurus cabor, pelatih, official dan atlet. Pemusatan latihan pun diarahkan menjadi ruang evaluasi bersama. 

"Kekuatan harus dipertahankan, sementara kekurangan harus segera diidentifikasi dan diperbaiki sebelum para atlet memasuki persaingan Porprov 2027," tutur Sanusi. 

Maka dari itu, pihaknya mengajak semua elemen untuk dapat menjadikan pemusatan latihan sebagai ruang untuk membangun kekuatan, memperbaiki kelemahan, serta mempersiapkan para atlet Kabupaten Malang secara lebih matang dan terarah. 

"Dengan semangat kebersamaan, kerja keras, disiplin, dan keyakinan yang kuat, saya optimistis atlet-atlet Kabupaten Malang mampu memberikan prestasi terbaik dan mengharumkan nama daerah pada ajang Porprov Jawa Timur ke-X Tahun 2027," pungkas Sanusi.