Pengendara Motor Tewas di Gondanglegi, Dipicu Microsleep saat Berkendara Dini Hari

Reporter

Ashaq Lupito

Editor

Yunan Helmy

07 - Sep - 2026, 05:18

Personel Satlantas Polres Malang saat melakukan penanganan kecelakaan maut yang diduga dipicu karena microsleep yang terjadi di Jalan Raya Penjalinan, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Senin, 7 September 2026. (Foto: Satlantas Polres Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan tunggal saat melintas di Jalan Raya Penjalinan, Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Senin, 7 September 2026. Berdasarkan hasil penanganan awal pihak kepolisian, laka lantas tunggal tersebut diduga disebabkan  pengendara sepeda motor mengalami microsleep hingga mengakibatkan yang bersangkutan tewas di lokasi kejadian.

Informasi akan insiden kecelakaan maut tersebut juga sempat beredar di sejumlah WhatsApp Grup. Berdasarkan dokumentasi yang dihimpun JatimTIMES, tampak pihak kepolisian sedang melakukan  olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga : Gunung Anak Krakatau Erupsi, Ini Sejarah Meletus hingga Dampaknya Sejak 1883 hingga 2026 

Ketika dikonfirmasi, Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska mengatakan, insiden kecelakaan tunggal tersebut terjadi pada Senin dini hari sekitar pukul 03.45 WIB. Peristiwa kecelakaan maut tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian pada pukul 04.15 WIB.

"Akibat kejadian laka tunggal tersebut, korban mengalami luka-luka dan meninggal dunia di TKP," ujar Chelvin.

Pihak kepolisian yang menerima laporan laka tunggal tersebut kemudian mendatangi lokasi kejadian guna melakukan serangkaian penanganan pasca-terjadinya kecelakaan. Dari hasil penanganan awal itulah diketahui jika identitas korban tewas tersebut merupakan seorang laki-laki berusia 21 tahun yang berinisial AD.

Korban merupakan warga asal Desa Putatlor, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Pada saat kejadian, korban sedang mengendarai kendaraan sepeda motor matik Honda Scoopy dengan nomor polisi (nopol) N 4281 EAA.

"Pengendara kendaraan sepeda motor Honda Scoopy tersebut diduga mengalami microsleep, sehingga oleng dan terjatuh hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia di TKP," ujar Chelvin.

Kronologi kecelakaan maut tersebut bermula ketika korban yang ketika itu mengendarai sepeda motor matik melintas dari arah timur menuju ke lokasi kejadian. Sesampainya di TKP, korban diduga mengalami microsleep sehingga oleng dan terjatuh dari kendaraan yang ia kemudikan.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka dan akhirnya dinyatakan tewas di TKP. "Korban mengalami luka pada bagian kepala dan meninggal dunia di TKP. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kanjuruhan guna dilakukan visum," ujarnya.

Selain menelan korban jiwa, pada insiden kecelakaan tunggal tersebut juga turut mengakibatkan kendaraan yang dikendarai korban mengalami kerusakan. Atas insiden kecelakaan maut yang diduga disebabkan karena microsleep tersebut, pihak kepolisian turut mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak mengabaikan kondisi tubuh ketika berkendara.

Baca Juga : Indonesia Butuh Regenerasi, Asifa Malang Serius Garap Talenta Sepak Bola Usia Dini

Sebaliknya, disampaikan Chelvin, para pengemudi atau pengendara diminta untuk memastikan kondisi fisik agar tetap prima. Apabila mulai merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya segera beristirahat. 

"Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kalau sudah merasa lelah atau mengantuk, jangan memaksakan diri untuk terus mengemudi. Silahkan berhenti dan beristirahat terlebih dahulu," pungkasnya.

Microsleep adalah kondisi tidur yang terjadi sangat singkat, secara tiba-tiba, dan dengan tanpa disadari. Biasanya, microsleep hanya berlangsung selama beberapa detik hingga kurang dari satu menit.

Microsleep seringkali dialami oleh seseorang saat melakukan aktivitas monoton hingga mengemudi atau berkendara. Microsleep terjadi saat tubuh sangat lelah. Kondisi itulah yang tentunya sangat berbahaya karena membuat pengemudi kehilangan kendali tanpa sadar.

Kondisi microsleep merupakan tanda bahwa otak membutuhkan istirahat. Lantaran bisa terjadi kapan saja itulah yang membuat microsleep dapat berakibat fatal termasuk jika terjadi saat sedang mengemudi.