KUA-PPAS Kota Batu 2027 Disepakati Rp1,07 Triliun, Defisit Ditutup Pembiayaan SiLPA

Reporter

Prasetyo Lanang

Editor

Yunan Helmy

05 - Sep - 2026, 04:08

Rapat Paripurna Penandatanganan Kesepakatan KUA PPAS Kota Batu 2027.(Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Batu secara resmi menyepakati Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Kesepakatan struktur anggaran daerah tersebut disahkan dalam rapat paripurna di gedung dewan pada Jumat (4/9/2026).

Dalam dokumen KUA-PPAS 2027 yang telah diselaraskan bersama, sisi belanja daerah Kota Batu disepakati berada di angka Rp1,07 triliun. Angka ini mengalami kenaikan dari proyeksi awal penyampaian yang sebelumnya berada pada nilai Rp1,05 triliun.

Baca Juga : DPRD Kabupaten Malang Dorong Perubahan Bagi Masyarakat Lewat 4 Raperda Strategis

Juru bicara DPRD Kota Batu Didik Machmud menyampaikan bahwa penyusunan KUA-PPAS 2027 merupakan hasil pembahasan intensif antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Target penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) disepakati naik menjadi Rp365 miliar.

"Sisi pendapatan daerah tahun 2027 setelah pembahasan disepakati sebesar Rp990,2 miliar. Terdiri dari PAD sebesar Rp365 miliar, pendapatan transfer Rp614,2 miliar, dan lain-lain pendapatan yang sah Rp11 miliar," ujar Didik Machmud saat membacakan laporan pendapat dewan.

Didik merinci, alokasi belanja daerah sebesar Rp1,07 triliun tersebut terbagi dalam empat postur utama. Yakni belanja operasi sebesar Rp852,5 miliar, belanja modal Rp94,3 miliar, belanja tidak terduga (BTT) Rp23,4 miliar, serta belanja transfer sebesar Rp99,9 miliar.

Dari kalkulasi rancangan pendapatan dan belanja tersebut, APBD Kota Batu Tahun Anggaran 2027 diproyeksikan mengalami defisit anggaran sebesar Rp80,08 Miliar. Namun, defisit tersebut dipastikan berimbang karena ditutup penuh melalui pos penerimaan pembiayaan sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya.

Baca Juga : Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Kediri Perkuat Layanan dan Perlindungan Pekerja Rentan

Wali Kota Batu Nurochman menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan segenap anggota dewan atas kerja keras penyelarasan dokumen KUA-PPAS 2027. Pihaknya memastikan bahwa kesepakatan ini akan menjadi acuan ketat bagi seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

"Nota kesepakatan KUA-PPAS 2027 menjadi pedoman bersama dalam menyusun prioritas pembangunan daerah. Kita jaga konsistensinya hingga penyusunan RKA dan APBD 2027 agar benar-benar selaras dengan arah pembangunan Kota Batu," ucap  Nurochman.