Kemenag Jatim Salurkan 27 Ton Logistik untuk Warga Terdampak Bencana di NTT
Reporter
Muhammad Choirul Anwar
Editor
A Yahya
04 - Sep - 2026, 05:30
JATIMTIMES – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur (Jatim) melepas pengiriman 27 ton bantuan logistik kemanusiaan untuk masyarakat terdampak musibah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (4/9/2026).
Aksi kepedulian tersebut dilepas langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar, di Sidoarjo. Penyaluran bantuan ini terwujud berkat kolaborasi sinergis antara Kanwil Kemenag Jatim, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim, dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.
Baca Juga : Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Nganjuk Perkuat Layanan dan Perlindungan Pekerja
Pengiriman logistik yang dikemas dalam dua kontainer ini difasilitasi secara gratis oleh jasa ekspedisi Meratus. Seluruh barang bantuan telah digeser ke pelabuhan dan dijadwalkan bertolak menuju Pelabuhan Maumere, NTT, pada 7 September mendatang.
Kakanwil Kemenag Jatim menyampaikan bahwa pergerakan cepat ini merupakan tindak lanjut atas arahan dan komitmen Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam merespons kondisi darurat bencana.
“Kementerian Agama punya concern yang sama. Ini juga atas petunjuk Ibu Gubernur untuk kita bergerak. Terima kasih kepada Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawansa yang memiliki komitmen sangat kuat untuk selalu memberikan yang terbaik kepada siapa pun, terutama kepada saudara-saudara kita yang saat ini diuji oleh Allah dengan musibah,” ujar Bahtiar.
Dalam arahannya, Bahtiar menekankan bahwa penyaluran bantuan kemanusiaan ini dilandasi oleh semangat ukhuwah insaniyah (persaudaraan kemanusiaan). Ia mengingatkan agar aksi kepedulian tidak dibatasi oleh sekat perbedaan latar belakang, suku, maupun agama.
“Kita tidak perlu melihat apa agamanya, apa sukunya, apa rasnya, maupun latar belakang lainnya. Sekat-sekat itu kita kesampingkan demi satu tujuan, yaitu kemanusiaan,” tegasnya.
Bahtiar menambahkan, pengiriman tahap pertama ini difokuskan pada bantuan fisik berupa logistik kebutuhan dasar. Setibanya di Maumere, jaringan relawan lintas lembaga yang telah bersiaga di lapangan akan segera mengoordinasikan penerimaan serta mendistribusikan barang ke titik-titik pengungsian yang paling membutuhkan.
Baca Juga : Matsanewa Juara Junior DBL 2026, Kasi Pendma Kemenag: Siswa Madrasah Mampu Bersaing di Berbagai Bidang
Sementara itu, Ketua Baznas Jatim Mohammad Ghofirin mengapresiasi soliditas kerja sama lintas lembaga dalam aksi sosial ini. Ia memastikan bahwa pengiriman 27 ton logistik ini bukan merupakan tahap akhir, melainkan awal dari rangkaian aksi kemanusiaan berkelanjutan untuk NTT.
“Insyaallah ini bukan bantuan yang kita kirim terakhir kalinya. Setelah ini kita masih akan mengatur bantuan-bantuan selanjutnya sesuai dengan data lapangan mutakhir,” terang Ghofirin.
Senada dengan hal tersebut, Ketua FOZ Jatim Ziyad menegaskan kesiapan seluruh lembaga zakat di bawah naungan FOZ untuk terus bersinergi dengan Kemenag dan Baznas dalam mengawal program-program kemanusiaan maupun keumatan di Indonesia.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan bantuan yang disalurkan dapat terserap secara tepat sasaran serta mampu meringankan beban warga terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur.
