DPRD Banyuwangi Gelar Rapat Paripurna dalam Suasana Lebaran
Reporter
Nurhadi Joyo
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
27 - Mar - 2026, 03:35
JATIMTIMES - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi menggelar acara Rapat Paripurna dalam suasana Lebaran di Ruang Rapat Paripurna DPRD Banyuwangi Jum’at (27/03/2026).
Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD, Ruliyono didampingi Michael Edy Hariyanto tersebut agendanya adalah penyampaikan nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Banyuwangi Akhir Tahun Anggaran 2025.
Baca Juga : DPRD Kota Malang Ingatkan Eksekutif Jangan Patok Harga Maksimal, RT Berkelas Harus Efisien dan Tepat Sasaran
Hadir dalam paripurna tersebut antara lain; anggota dewan dari lintas fraksi, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wabup Mujiono, Staf Ahli, Asisten, Jajaran Kepala SKPD, Kepala Bagian, Kepala Bidang, Camat dan Lurah serta beberapa undangan lain.
“Mengingat penyelenggaraan pemerintahan daerah Tahun Anggaran 2025 telah berakhir, Saya selaku Kepala Daerah berkewajiban untuk menyampaikan LKPJ Akhir Tahun Anggaran 2025 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah melalui Rapat Paripurna ini,” ujar Bupati Ipuk Fiestiandani.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Ipuk antara lain menyampaikan sejumlah capaian penyelenggaraan pemerintahan dan kinerja Pembangunan tahun 2025 mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 maupun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025.
Lebih lanjut Bupati Ipuk menuturkan pada tahun 2025, berbagai program kerja dan inovasi telah dilaksanakan serta membawa manfaat positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Beberapa capaian kinerja tersebut dapat dilihat pada realisasi dan capaian Indikator Kinerja Utama diantaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), persentase penduduk miskin dan pertumbuhan ekonomi.
“Indeks Pembangunan Manusia Banyuwangi pada 2025 naik menjadi 75,17 dari tahun 2024 sebesar 74,30. Capaian ini melebihi target yang ditetapkan yakni mencapai 100,40 persen. Sedangkan Persentase penduduk miskin turun dari 6,54 di 2024 menjadi 6,13 persen di 2025. Dan realisasi ini melebihi target yang ditetapkan dengan capaian sebesar 102,54 persen,“ tambahnya.
Kemudian Indeks Gini Banyuwangi menurun dari 0,312 pada 2024 menjadi sebesar 0,290 pada Tahun 2025. Untuk Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang juga turun dari sebesar 4,03 persen menjadi 3,94 persen di Tahun 2025.
Untuk pertumbuhan ekonomi Banyuwangi tahun 2025 tercatat sebesar 5,65 persen meningkat signifikan dari tahun 2024 sebesar 4,68 persen atau naik 0,97 poin persentase.
“Ini merupakan kenaikan tertinggi dalam lima tahun terakhir dan menjadi capaian pertumbuhan tertinggi selama periode 2021-2025 dan realisasinya melebihi target yang ditetapkan dengan capaian sebesar 115,31 persen,“ imbuh Bupati Ipuk .
Selain itu, Bupati Banyuwangi juga memaparkan capaian pada beberapa urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah diantaranya Urusan Pendidikan dimana Indeks Pendidikan di 2025 sebesar 0,63 atau tercapai 101,61 persen dari target. Pada Urusan Kesehatan, Indeks Kesehatan pada 2025 sebesar 0,84 atau melebihi target dengan capaian sebesar 107,69 persen.
“Sedangkan pada Urusan Pariwisata, jumlah kunjungan wisatawan nusantara meningkat dari 3,28 juta orang pada tahun 2024, menjadi 3,50 juta orang pada tahun 2025. Begitupula dengan wisatawan mancanegara meningkat dari 122,90 ribu orang pada di tahun 2024, menjadi 166,99 ribu orang pada tahun 2025 ,” jelas Bupati Ipuk Fiestiandani.
Baca Juga : DPRD Kota Malang Ingatkan Eksekutif Jangan Patok Harga Maksimal, RT Berkelas Harus Efisien dan Tepat Sasaran
Sedangkan terkait dengan realisasi keuangan daerah tahun 2025. Pendapatan Daerah Tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp 3,511 triliun terealisasi sebesar Rp 3,600 triliun atau sebesar 102,54 persen.
Belanja Daerah Tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp 3,970 triliun terealisasi sebesar Rp 3,621 triliun atau 91,21 persen dari target yang ditetapkan. Realisasi pembiayaan netto dari target sebesar Rp 459,2 miliar terealisasi sebesar Rp 340,8 miliar atau 74,23 persen yang terdiri dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan. Dan untuk realisasi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun 2025 tercatat sebesar Rp 319,8 miliar.
Dalam nota penjelasan LKPJ Akhir Tahun Anggaran 2025, Bupati Ipuk Fiestiandani juga menyampaikan beberapa penghargaan yang telah diraih Kabupaten Banyuwangi Tahun 2025 diantaranya, kabupaten dengan penyelenggaran pemerintahan daerah tinggi dari Kementerian Dalam Negeri. Predikat kabupaten terinovatif se Indonesia. Tata Kelola Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Terbaik.
Selanjutnya predikat Best Smart Branding Innovation dalam Indonesia Smart Nation Award (ISNA) Tahun 2025. Most Inspiring Tourism Leader dalam ajang Wonderful Indonesia Award 2025 serta Pengelolaan JDIH terbaik. Kabupaten Sehat Swasti Saba kategori Padapa serta SPBE terbaik se Indonesia.
“Kami menyadari bahwa masih banyak yang harus dibenahi dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Banyuwangi. Untuk itu, segenap masukan dari pimpinan dan anggota Dewan yang terhormat akan kami jadikan sebagai bahan evaluasi di masa mendatang. Terima kasih dan mohon maaf atas segala kekurangan,“ ucap Bupati Ipuk mengakhiri laporannya.
