Dukung Efisiensi Anggaran, Kadispora Suwadji Ajukan Hak Paten Inovasi Mesin Roll Rumput

25 - Mar - 2026, 05:30

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang Suwadji saat ditemui di ruangan kerjanya beberapa waktu lalu. (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang Suwadji akan segera membantu mengajukan permohonan hak paten atas inovasi mesin roll rumput yang telah dibuat oleh salah satu staf sarana prasarana Dispora Kabupaten Malang yakni Mochamad Samsul Arifin. 

Suwadji menyebut, inovasi yang dibuat oleh Samsul merupakan sebuah alat mesin roll rumput yang tepat di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Pasalnya, selain dapat memangkas biaya perawatan juga dapat memudahkan serta mempercepat para petugas dalam merawat rumput Lapangan Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. 

Baca Juga : Ribuan Wisatawan Serbu Bromo di H+5 Lebaran via Gubugklakah

Pihaknya menjelaskan, terdapat empat pegawai yang bertugas khusus untuk melakukan perawatan rumput Lapangan Stadion Kanjuruhan yang berukuran 105 meter x 68 meter. Lalu untuk alat mesin roll rumput, Dispora Kabupaten Malang memiliki empat unit yang terdiri tiga mesin kecil dan satu mesin besar. 

Suwadji menyebut, untuk perawatan rumput Lapangan Stadion Kanjuruhan dilakukan pada hari Selasa dan Kamis. Pada saat masih menggunakan mesin roll rumput secara manual dengan cara didorong membutuhkan waktu sekitar dua sampai tiga hari dengan biaya Rp 250 ribu. 

Namun, setelah adanya inovasi yang dibuat oleh Samsul ini, perawatan rumput Lapangan Stadion Kanjuruhan menjadi lebih cepat, yakni hanya membutuhkan waktu tiga jam untuk mesin roll rumput yang kecil dan 1,5 jam untuk mesin roll rumput yang besar dengan biaya Rp 200 ribu untuk sekali perawatan. 

"Inovasi ini dalam aspek efisiensi ini kan tercapai, kemudian dari sisi tenaga itu jadi lebih meringankan untuk kerja membersihkan itu. Ke depan tentunya ini bisa dikembangkan, untuk memenuhi kebutuhan perawatan sebagian dari Stadion Kanjuruhan," ungkap Suwadji kepada JatimTIMES.com. 

Ia juga mendorong agar mesin roll rumput dengan inovasi yang dibuat Samsul ke depan jumlahnya bisa ditambah. Hal itu bertujuan agar perawatan rumput Lapangan Stadion Kanjuruhan dapat berjalan secara efektif dan efisien di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini masih berlangsung. 

Baca Juga : Hadapi Lonjakan 50 Ton Sampah Selama Lebaran, DLH Kota Batu Terapkan One Day Process dan Sistem Shift Non-Stop

"Karena ini inovasi yang menghasilkan sebuah peralatan yang memang memberikan kebermanfaatan supaya tidak ditiru oleh orang lain, maka harus dipatenkan. Kita akan mengurus hak paten untuk pembuatan mesin pemotong rumput hasil inovasinya Pak Samsul dari Dispora Kabupaten Malang," jelas Suwadji. 

Menurutnya, ketika inovasi mesin roll rumput tersebut sudah dipatenkan, maka akan memberikan manfaat lebih bagi Samsul selaku pencetus inovasi serta dunia olahraga pada umumnya. 

"Ketika itu sudah dipatenkan maka akan menambah manfaat. Barangkali kalau sudah paten, dari peralatan ini bisa ditingkatkan kualitasnya maupun daya manfaatnya bisa dikembangkan," pungkas Suwadji.