Trans Jatim Ubah Jam Operasional di Hari Lebaran
Reporter
Hendra Saputra
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
12 - Mar - 2026, 03:35
JATIMTIMES - Layanan bus Trans Jatim akan menyesuaikan jam operasional saat Hari Raya Idulfitri 2026. Penyesuaian ini dilakukan untuk menyesuaikan aktivitas masyarakat pada hari Lebaran yang umumnya dimulai lebih siang setelah pelaksanaan salat Id.
Manajemen Trans Jatim bersama Staf Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Cito Eko Yuli Saputro, menjelaskan bahwa operasional bus pada hari H Lebaran tidak dimulai sejak pagi seperti biasanya.
Baca Juga : Panduan Lengkap Salat Idulfitri 2026: Niat, Bacaan, Tata Cara hingga Doa
“Untuk Trans Jatim pas hari H-nya, tanggal 20 ya, itu operasinya mulai jam 10.00 pagi sampai jam 21.00. Pelayanan tidak penuh dari jam 05.00 pagi, tetapi dari jam 10.00 sampai jam 21.00. Namun, pada H+2 itu kembali ke operasional semula dari jam 05.00 pagi sampai jam 21.00,” ujar Cito, Kamis (12/3/2026).
Menurut Cito, kebijakan pengurangan jam operasional di hari Lebaran didasarkan pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Saat layanan tetap beroperasi penuh sejak pagi, jumlah penumpang hampir tidak ada sehingga dinilai tidak efektif.
“Jadwal kami ikut pemerintah. Hari H lebaran ikut pemerintah itu beroperasinya mulai pukul 10.00, tidak pukul 05.00. Ada pengurangan jam operasional karena pengalaman kita sebelum-sebelumnya itu dioperasionalkan penuh tidak ada penumpangnya sama sekali. Itu kan pemborosan anggaran ya. Daripada tidak ada penumpang, kita sesuaikan karena mungkin pada jam itu banyak yang ikut salat Id ya, terus untuk kegiatan perekonomian seperti pasar atau yang lain-lain kan belum buka juga di jam itu. Makanya kita sesuaikan dengan kondisi lapangan yang ada,” jelasnya.
Sementara itu, operasional bus akan kembali normal pada H+1 Lebaran. Layanan akan kembali beroperasi sejak pukul 05.00 hingga pukul 21.00 seperti hari biasa.
Selain penyesuaian jam operasional, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga tengah mengkaji kemungkinan pemberlakuan layanan gratis bagi penumpang Trans Jatim pada momentum Lebaran.
“Ada hal yang nanti mungkin bisa diinfokan ke masyarakat pada hari H itu rencana akan ada gratis satu hari. Ini masih belum final untuk gratisnya, tapi dari permintaan teman-teman DPRD Provinsi itu minta dua hari, hari H sama H+1. Untuk finalisasinya besok saya info lagi, kiranya nanti gratisnya dua hari atau satu hari. Dan itu berlaku untuk semua koridor kecuali Trans Jatim Luxury,” kata Cito.
Baca Juga : Lebaran Enaknya Liburan ke Mana? Ini Rekomendasi Destinasi Wisata yang Bisa Dikunjungi
Ia menambahkan, kebijakan gratis tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum diputuskan secara final oleh pemerintah provinsi. “Masih diajukan untuk finalisasi, masih belum tapi rencananya akan ada gratis,” tambahnya.
Kendati ada penyesuaian operasional saat Lebaran, tarif layanan Trans Jatim tetap sama seperti biasanya. Penumpang umum dikenakan tarif Rp5.000, sedangkan tarif khusus sebesar Rp2.500 bagi kategori tertentu.
“Kalau harga kita sesuai, semua flat. Mau Lebaran mau apa tetap Rp5.000 untuk umum, Rp2.500 untuk penumpang. Tetapi kalau pas hari H Hari Raya itu sesuai dengan jadwalnya pemerintah itu gratis,” pungkasnya.
