Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-18 Ramadan, Allah Ridha kepada Hamba dan Kedua Orang Tuanya
Reporter
Mutmainah J
Editor
A Yahya
07 - Mar - 2026, 05:18
JATIMTIMES - Salat Tarawih merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Selain menjadi momen untuk memperbanyak ibadah di malam hari, setiap malam Tarawih juga diyakini memiliki keutamaan tersendiri bagi umat Muslim yang melaksanakannya dengan penuh keikhlasan.
Dalam kitab Durratun Nashihin karya Syekh Al-Khaubawi dijelaskan bahwa salat Tarawih pada malam ke-18 Ramadan memiliki keutamaan yang sangat besar. Orang yang menunaikannya disebut akan mendapatkan keridhaan dari Allah SWT, bahkan keridhaan tersebut juga meliputi kedua orang tuanya.
Hal ini menunjukkan betapa luasnya rahmat Allah bagi hamba yang bersungguh-sungguh mendekatkan diri kepada-Nya selama bulan suci Ramadan.
Dalam kitab tersebut disebutkan:
وَفِي اللَّيْلَةِ الثَّامِنَةَ عَشَرَةَ نَادَى مَلَكٌ يَا عَبْدَ اللهِ أَنَّ اللهَ رَضِيَ عَنْكَ وَعَنْ وَالِدَيْكَ
Artinya: “Pada malam kedelapan belas, malaikat berseru: Wahai hamba Allah, sesungguhnya Allah telah meridhai dirimu dan kedua orang tuamu.”
Keridhaan Allah adalah Anugerah Terbesar
Bagi seorang mukmin, memperoleh keridhaan Allah merupakan tujuan paling utama dalam hidup. Keridhaan tersebut bahkan dinilai lebih besar daripada kenikmatan dunia maupun berbagai karunia lainnya.
Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an pada Surah At-Taubah 72:
“Allah menjanjikan kepada orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya, dan tempat-tempat tinggal yang baik di surga ‘Adn. Dan keridhaan Allah adalah lebih besar; itulah kemenangan yang agung.”
Ayat tersebut menegaskan bahwa keridhaan Allah merupakan anugerah yang sangat mulia dan menjadi kemenangan terbesar bagi orang-orang yang beriman.
Baca Juga : Tekan Balap Liar Saat Ramadan, Kapolres Situbondo Tantang Pemuda Adu Cepat di Lomba Lari 100 Meter
Pentingnya Berbakti kepada Orang Tua
Keutamaan Tarawih malam ke-18 yang juga menyebutkan keridhaan bagi kedua orang tua mengingatkan umat Islam tentang pentingnya berbakti kepada orang tua.
Dalam Al-Qur’an, perintah untuk menyembah Allah selalu disandingkan dengan kewajiban berbuat baik kepada ayah dan ibu. Hal ini ditegaskan dalam firman Allah pada Surah Al-Isra 23:
“Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua.”
Ayat ini menunjukkan bahwa berbakti kepada orang tua merupakan salah satu bentuk ketaatan yang sangat penting dalam ajaran Islam.
Memperbanyak Ibadah di Malam Ramadan
Malam-malam Ramadan merupakan waktu yang sangat berharga untuk memperbanyak amal ibadah, termasuk salat Tarawih, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa.
Dengan melaksanakan salat Tarawih secara istiqamah, seorang Muslim diharapkan dapat meraih rahmat, ampunan, serta keridhaan Allah SWT. Keutamaan yang disebutkan dalam berbagai kitab ulama juga menjadi motivasi bagi umat Islam untuk terus meningkatkan kualitas ibadah selama bulan suci ini.
