MacBook Neo vs MacBook Air, Mending Pilih yang Mana? Ini Pertimbangannya
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
Yunan Helmy
06 - Mar - 2026, 04:34
JATIMTIMES - Apple kembali meramaikan pasar laptop dengan meluncurkan perangkat baru bernama MacBook Neo. Laptop ini pun menjadi trending hingga Jumat (6/3/2026) lantaran harganya yang dibanderol jauh lebih murah dibanding lini MacBook lainnya.
Adapun MacBook Neo dijual mulai USD 599 atau sekitar Rp 9,7 juta, menjadikannya MacBook paling murah yang pernah dirilis Apple. Harga tersebut terpaut cukup jauh dari MacBook Air yang saat ini dipasarkan mulai USD 1.099 atau sekitar Rp 17,9 juta.
Baca Juga : Masih Ditemukan Manipulasi Data Desil, Dinsos Kota Batu Perketat Syarat Reaktivasi PBI JK
Selisih harga hampir dua kali lipat ini membuat banyak orang bertanya-tanya, lebih baik membeli MacBook Neo yang lebih murah atau langsung memilih MacBook Air yang spesifikasinya lebih tinggi?
MacBook Neo dirancang sebagai laptop Mac dengan spesifikasi dasar. Perangkat ini menggunakan chip A18 Pro, RAM 8 GB, serta storage 256 GB pada model paling murah.
Apple juga menyediakan varian lain dengan harga USD 699 atau sekitar Rp 11,4 juta. Pada model ini, pengguna mendapatkan tambahan fitur Touch ID serta kapasitas penyimpanan yang lebih besar, yaitu 512 GB.
Namun demi menekan harga, Apple memangkas beberapa fitur yang biasanya ada di MacBook kelas atas. Laptop ini hanya dilengkapi dua port USB-C tanpa dukungan Thunderbolt, layar yang lebih sederhana, serta trackpad mekanis alih-alih trackpad haptic yang biasa ditemukan di MacBook premium.
Dengan spesifikasi tersebut, MacBook Neo pada dasarnya diposisikan sebagai MacBook paling sederhana yang pernah dibuat Apple.
Di sisi lain, MacBook Air tetap hadir dengan spesifikasi yang jauh lebih mumpuni.
Model terbaru MacBook Air dengan chip M5 sudah dibekali RAM 16 GB dan storage 512 GB sebagai standar. Selain itu, laptop ini juga menawarkan berbagai fitur tambahan yang tidak dimiliki MacBook Neo.
Beberapa keunggulan MacBook Air antara lain:
• Layar lebih besar dan lebih terang
• Kamera yang lebih baik
• Dukungan Wi-Fi dan Bluetooth generasi terbaru
• Speaker lebih banyak
• Konektivitas Thunderbolt 4
Jika dibandingkan langsung dengan MacBook Air M5, MacBook Neo memang kalah jauh, baik dari segi spesifikasi maupun harga.
Karena itu, sebenarnya pesaing paling dekat MacBook Neo bukanlah Air M5, melainkan MacBook Air generasi lama seperti M2 atau bahkan M1.
Meski Apple sudah tidak lagi menjual MacBook Air M1 dan M2 secara resmi, perangkat tersebut masih banyak beredar di marketplace.
Menurut penelusuran JatimTIMESS, MacBook Air M1 dan M2 masih dijual di sejumlah marketplace seperti Tokopedia dengan harga mulai Rp 12 jutaan, bahkan termasuk varian dengan RAM 16 GB. Sementara itu, MacBook Air dengan chip M3 masih tersedia dengan harga sekitar Rp 14 jutaan.
Harga tersebut tergolong cukup kompetitif jika dibandingkan dengan harga MacBook Neo di Singapura. Saat ini, MacBook Neo memang belum tersedia secara resmi di Indonesia.
Di Singapura, laptop ini dijual dengan harga SGD 849 hingga SGD 999 atau sekitar Rp 11,2 juta hingga Rp 13,2 juta. Harga Singapura sering dijadikan patokan karena biasanya tidak jauh berbeda dengan harga yang nantinya masuk ke pasar Indonesia.
Selain fitur, perbedaan paling terasa antara MacBook Neo dan MacBook Air terletak pada performa. Bahkan MacBook Air generasi sebelumnya yang menggunakan chip M3 atau M4 masih dinilai memiliki performa lebih tinggi dibandingkan MacBook Neo.
Karena itu, jika pengguna menemukan MacBook Air generasi lama dengan harga yang tidak jauh berbeda dari Neo, terutama yang sudah menggunakan RAM 16 GB, perangkat tersebut bisa menjadi pilihan yang lebih menarik.
Meski begitu, faktor harga tetap menjadi pertimbangan utama bagi banyak orang. Laptop dengan harga Rp 18 jutaan ke atas tentu tidak terjangkau bagi sebagian pengguna. Di sinilah MacBook Neo hadir sebagai alternatif yang lebih murah untuk masuk ke ekosistem Apple.
Apple sendiri tampaknya tidak memposisikan MacBook Neo sebagai pesaing langsung MacBook Air. Laptop ini lebih ditujukan bagi pengguna baru Mac, pelajar, atau pembeli laptop murah yang sebelumnya mungkin memilih Windows laptop atau Chromebook.
Dengan kata lain, MacBook Neo berfungsi sebagai pintu masuk paling terjangkau ke dunia Mac, sementara MacBook Air tetap menjadi pilihan bagi pengguna yang membutuhkan performa dan fitur lebih lengkap.
