Peletakan Batu Pertama oleh Wali Kota Malang, Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Sungai Bango Resmi Dimulai

Reporter

Tubagus Achmad

Editor

Yunan Helmy

27 - Jun - 2023, 03:52

Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang M. Nor Muhlas (tengah) mendampingi Wali Kota Malang Sutiaji saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Water Treatment Plant (WTP) Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sungai Bango, Senin (26/6/2023). (Foto: Dok. Humas Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang)

JATIMTIMES - Peletakan batu pertama pekerjaan terintegrasi pembangunan Water Treatment Plant (WTP) Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sungai Bango telah dilakukan oleh Wali Kota Malang Sutiaji, Senin (26/6/2023). 

Peletakan batu pertama tersebut dilakukan Sutiaji bersama Direktur Utama Perusahaan Umum Jasa Tirta I Fahmi Hidayat, Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tugu Tirta Kota Malang M. Nor Muhlas, dan Ketua Dewan Pengawas Perumda Air Minun Tugu Tirta Kota Malang Handi Priyanto. 

Baca Juga : Kota Madiun Kembali Raih Prestasi, Kali Ini Juara Dua iBangga Award 2023

Lalu turut hadir juga akademisi di bidang pengelolaan air Prof Dr Ir Muhammad Bisri MS, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang Edy Winarko, Direktur Teknik Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang Ari Mukti, serta perwakilan dari Kementerian BUMN dan Kementerian PUPR.

Peletakan batu pertama pekerjaan terintegrasi pembangunan WTP IPA Sungai Bango ini terletak di wilayah Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, atau tepatnya masuk di kawasan Perumahan Pandanwangi Royal Park River. 

Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, pekerjaan terintegrasi pembangunan WTP IPA Sungai Bango tahap awal ini merupakan keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam mewujudkan kemandirian air baku. 

"Kebutuhan air minum mutlak kebutuhan dasar dan kepentingan bersama yang harus kita optimalkan dengan langkah-langkah percepatan seperti ini," ungkap Sutiaji. 

Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang ini menuturkan, pada pembangunan tahap awal ini, program WTP yang dibangun oleh Perum Jasa Tirta I dengan memanfaatkan air permukaan Sungai Bango dengan kapasitas 200 liter per detik (lps). 

Menurut dia, dengan adanya pemasukan atau suplai air minum sebesar 200 lps ke sistem layanan milik Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, maka ditargetkan akan membuat layanan air minum ke pelanggan dapat lebih stabil. 

Pihaknya menyampaikan,  dalam jangka waktu empat tahun, kapasitas 200 lps diharapkan dapat meningkat hingga 500 lps. "Dengan demikian, kemandirian air minum segera tercapai di Kota Malang," ujar Sutiaji. 

Baca Juga : Kericuhan Antar-Oknum Mahasiswa Unitri, Wali Kota Malang: Pemerintah Tidak Akan Diam

Sutiaji juga memberikan perincian tahapan pembangunan WTP IPA Sungai Bango ini. Yakni di tahap awal dengan kapasitas 200 lps. Kemudian dilanjutkan dengan pembangunan reservoir pada 2025 dengan kapasitas 100 lps. Lalu di tahap tiga atau tahun 2027 kapasitas air ditambah menjadi 200 lps. Maka di tahun 2027, WTP IPA Sungai Bango akan memiliki kapasitas 500 lps. 

Sementara itu, sejalan dengan yang disampaikan Wali Kota Malang Sutiaji, Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang M. Nor Muhlas menyampaikan bahwa segera beroperasinya WTP IPA Sungai Bango sebelum akhir tahun 2023 akan memaksimalkan layanan yang sudah berjalan. 

"Sehingga ketersediaan suplai diharapkan bisa lebih aman dan layanan semakin optimal," kata Muhlas. 

Dia mengatakan.bahwa jumlah pelanggan Perumda Air Minum Tugu Tirta Kora Malang saat ini telah mencapai 175.000 sambungan rumah (SR). Maka menurut Muhlas, kapasitas iddle harus mencukupi. 

"Berjalannya WTP serta SPAM 1, 2 dan 3 merupakan strategi back up, tanpa harus lepas dari sejumlah sumber air yang selama ini dikelola Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang," pungkas Muhlas.