Pamerkan 10 Kostum Unik dalam Pawai Budaya Nusantara, Kota Malang Jadi Perhatian

04 - Jul - 2019, 05:37

Wali Kota Malang Sutiaji (paling kiri) bersama rombongan pawai budaya dalam gelaran Apeksi 2019 di Semarang. (Foto : Humas Pemkot Malang)

Ajang Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) XIV di Semarang menjadi ajang bagi seluruh kepala daerah untuk saling mengenalkan potensi yang dimiliki. Tak terkecuali Kota Malang.

Ya, dalam gelaran pawai budaya semalam (Rabu, 3/7) di kawasan Jl Pemuda Kota Semarang, penampilan 10 varian tari dan kostum persembahan Kota Malang yang dipimpin secara langsung oleh Wali Kota  Sutiaji mendapat perhatian dan antusiasme dari warga.

Adapun 10 varian tari dan kostum tersebut di antaranya The Mistycal of Prabu Celeng Senggi, The Majesty of Madurese Kingdom, The Majesty of Barong Kedaton, The Majesty of Panji Asmara Bangun, The Mystical of Reog Ponorogo.

Kemudian, Eksotika Pantai Sendang Biru, The Chronicle of Stupa Sumberawan, The Beauty of Kepodang Princess, The Power of Kertanegara King, dan The Legend of Bantengan.

Wali Kota  Sutiaji mengatakan, ajang Rakernas Apeksi 2019 tersebut menjadi salah satu sarana bagi Kota Malang untuk memperkenalkan kekayaan wisata dan budaya kepada khalayak luas. “ini kan dihadiri oleh kepala daerah dan OPD seluruh kota se-Indonesia. Momen ini kami jadikan sebagai ajang promosi wisata dan budaya,” ujar dia.

Apalagi, tren potensi wisata budaya saat ini sedang diminati oleh wisatawan baik luar negeri maupun lokal. Karena itu, Kota Malang dengan khas kebudayaan dan wisata kulinernya menjadi perhatian khusus untuk ke depan bisa menghadirkan kawasan wisata heritage.

Selain itu, Sutiaji  berharap keikutsertaan Kota Malang melalui kegiatan Apeksi ini akan mampu menaikkan kunjungan wisata yang nantinya berimbas positif pada kenaikan pendapatan asli daerah (PAD).

“Kawasan Kayutangan sedang kami upayakan agar bisa menjadi wisata heritage. Sehingga nantinya harapan kami mampu menarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” tandanya.