MALANGTIMES - Demo yang digelar ribuan massa di Kota Makassar dilaporkan ricuh sejak Jumat (27/9/2019) sekitar pukul 18.00 WITA. Bahkan, dalam berbagai video amatir yang tersebar luas di WhatsApp dan Youtube, tampak ada aksi saling kejar antara demonstran dan pihak kepolisian. Satu diantaranya menunjukkan detik-detik adanya korban yang terlindas kendaraan taktis polisi.
Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis
Dalam video berdurasi singkat yang diunggah channel Youtube Trik Jitu misalnya. Video yang diunggah pada Sabtu (28/9/2019) ini menunjukkan aksi saling kejar antara massa dan polisi yang direkam dari berbagai sisi. Ada yang dari jalan ada pula yang mengambil gambar dari gedung tinggi.
Tampak jelas, mobil taktis polisi melaju kencang seolah mengejar massa setelah adanya penembakan gas air mata. Massa pun kocar kacir dan berhamburan di jalan. Hingga pada akhirnya tertangkap kamera seoramg demonstran tertabrak. Tampak usai menabrak, mobil berukuran besar tersebut berhenti sesaat dan mundur. Kemudian kembali melaju dengan kencang mengejar massa.
Sementara warga dan beberapa rekan korban tampak memberikan pertolongan kepada warga yang terlindas tersebut. Sedangkan dalam video terdengar beberapa jeritan dan tangisan serta teriakan dari masyarakat.
"Woi ada yang diinjak woi. Ambil itu ambil. Woi, ada yang diinjak itu!," teriak seseorang dari balik video.
Sementara itu, dilansir dari Detik.com seorang massa terlindas monil taktis polisi yang sedang melaju kencang. Saat itu, mobil sempat dihentikan dan mundur. Korban pun ditolong oleh empat rekannya dan dimasukkan ke dalam salah satu mal di sekitar lokasi kejadian. Kemudian ditolong oleh pihak keamanan yang bertugas di mal tersebut.
Baca Juga : Hingga Pertengahan April, 4 Kali Tanah Longsor Terjadi di Kota Batu
"Temannya gotong (dari jalan) ke dalam. Mau menyerobot masuk, saya dorong (ke dalam), terus jatuh. Saya lihat (ketika didorong) temannya terlempar semua, tapi dia (korban) tidak bisa apa-apa," kata salah seorang satpam mal dilansir dari Detik.com.
Disebutkan, aksi yang memanas itu dimulai ketika massa menyerang polisi dengan batu dan benda lainnya. Polisi pun membalas serangan massa dengan tembakan gas air mata.
Polisi berusaha memukul massa di kedua titik, salah satunya yang berada di Jalan Raya Urip Sumoharjo di depan Kampus UMI. Polisi memukul mundur massa dengan tembakan gas air mata dan kendaraan taktis melaju kencang ke arah massa.
