Dua Jempol, Kreasi Olahan Ikan Tuna Para Chef Dipuji Bupati Malang Rendra Kresna

Bupati Malang Rendra Kresna bersama Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang dan para chef di hadapan hasil olahan menu ikan tuna, Minggu (3/12/2017) (Nana/MalangTIMES)
Bupati Malang Rendra Kresna bersama Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang dan para chef di hadapan hasil olahan menu ikan tuna, Minggu (3/12/2017) (Nana/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Masyarakat Kabupaten Malang kembali dimanjakan dalam perlehatan Malang Beach Festival (MBF). Kini, seluruh masyarakat yang berada di Pantai Nganteb Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, bisa menikmati berbagai olahan ikan tuna secara gratis.

Bukan sembarang olahan, ikan tuna sebagai salah satu ikan laut di pesisir wilayah selatan yang mendominasi tangkapan nelayan ini, langsung diolah oleh tangan terampil para chef.

Maka, selain tampilan tentunya rasa dari ikan yang menjadi produk ekspor dari Kabupaten Malang ke berbagai penjuru daerah dan mancanegara ini, sangat luar biasa.

Memanjakan mata dengan tampilannya yang unik dan eye cathing sekaligus membuat perut rasanya ingin segera melahapnya di tengah pesona alam Pantai Nganteb yang masih perawan.

Bupati Malang takjub dengan hasil olahan chef yang diberi nama Pesona Wisata Laut Kabupaten Malang (Nana/MalangTIMES)

Bupati Malang Dr H Rendra Kresna dan istri yang melihat hasil akhir olahan ikan tuna oleh para chef dalam acara parade chef olah tuna yang digelar Dinas Perikanan Kabupaten Malang, mengacungkan dua jempolnya.

"Bisa jadi seperti ini yaa? Bagus sekali. Ini bisa dimakan tah?," tanya Rendra Kresna saat melihat tampilan menu yang diberi nama pesona wisata laut, Minggu (3/12/2017).

Tampilan pesona wisata laut yang diolah oleh chef, berbentuk bundar dengan bahan agar-agar yang di simpan dalam sebuah kotak segi empat dengan latar pasir yang berasal dari ikan tuna yang dihaluskan menjadi abon. Yang membikin takjub adalah di tengah-tengah bundaran tersebut berbagai olahan ikan tuna dibentuk menjadi berbagai bentuk makhluk laut. Dari ikan, cumi-cumi, bintang laut dan sebagainya.

Di meja lainnya olahan tuna menjelma berbagai bentuk hidangan, baik kering maupun basah. Rasanya? "Enak sekali, ternyata dari ikan tuna bisa divariasi berbagai rasa dan bentuk ya," ujar Hj Jajuk Rendra Kresna.

Setelah puas melihat dan mencicipi berbagai olahan ikan tuna, Bupati Malang mengatakan, dengan yang ditampilkan para chef dalam mengolah ikan tuna, bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat yang biasanya hanya sekedarnya dalam mengolah ikan terbilang mahal ini.

"Harapannya, mereka bisa mengajari juga masyarakat di sekitar pantai dalam pengolahan ikan. Bukan hanya tuna, tapi semua ikan. Ini akan menjadi daya tarik tersendiri dalam konsep wisata kuliner di pantai," ujar Rendra.

Hal senada juga dikatakan oleh Endang Retnowati Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang yang nantinya akan menindaklanjuti harapan dari Bupati Malang.

"Untuk pelatihan-pelatihan olahan ikan laut terus kita lakukan. Tentunya nanti kita tingkatkan juga cara mengolah seperti para chef ini," ucap Endang kepada MalangTIMES.

Editor : Heryanto
Publisher : Angga .
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top