Karet Kebo dari India Ini Diyakini Mampu Obati Penyakit Stroke

Tanaman Karet Kebo yang diyakini bisa sebagai obat stroke (Foto : Istimewa)
Tanaman Karet Kebo yang diyakini bisa sebagai obat stroke (Foto : Istimewa)

MALANGTIMESFicus Elastica, begitulah nama ilmiah karet kebo asal  India  yang diyakini memiliki khasiat dalam menyembuhkan  penyakit stroke dan berbagai gangguan penyakit kulit, mag, rematik sendi dan mampu melancarkan peredaran darah serta menghilangkan sakit.

Karet Kebo adalah tanaman dengan ciri berdaun besar dan lebar berwarna merah hati saat muda dan hijau tua saat daunnya telah dewasa. Memiliki akar tunggang sekaligus akar gantung seperti pada tanaman satu marganya.

Sebagai obat, Karet Kebo memiliki rasa pedas dan bersifat netral serta memiliki bahan kimia di dalamnya, baik berupa senyawa karet, saponin, flavonoid, dan polifenol.

"Kebo karet sangat berkhasiat bagi kesehatan apabila rutin dikonsumsi. Bahkan diyakini mampu menyembuhkan stroke. Karena itu kami tampilkan dalam lomba olah produk Dinas Pertanian ini,"kata Suliatini yang diutus sebagai duta lomba dari Pagak ini.

Suliatini bersama rekannya mengolah daun karet kebo menjadi minuman yang disajikan bagi tim juri dan tamu dalam acara gelar olah produk, (07/12).

"Pengolahannya mudah mas. Daun karet kebo dicincang lalu dijemur. Setelah itu dimasak dengan tiga gelas air dengan panci tanah liat," terangnya yang melanjutkan air rebusan daun karet kebo diminum dua kali secara rutin selama seminggu.

"Tiga gelas air yang direbus tadi nantinya menjadi 1,5 gelas. Ini untuk pengobatan stroke,"imbuh Suliatini.

Selain daunnya yang berkhasiat, akar dan batang Karet Kebo juga bisa dipergunakan sebagai obat.

"Akarnya bisa untuk mengobati bisul, maag, amenorrhoea sekunder dan rematik sendi,"kata Farida yang juga menjelaskan cara mengolahnya adalah cuci akar lalu giling halus.

"Tambahkan sedikit air dan aduk hingga jadi bubur, lalu bubuhkan pada area yang sakit,"lanjutnya.

Untuk maag, rematik sendi, amenorrhoea sekunder caranya direbus dan nantinya diminum.

"Batangnya juga bisa jadi obat dengan cara disadap hingga keluar getahnya untuk dioleskan pada bagian yang sakit," pungkas Farida.

Editor :
Publisher : Akhmad Prayogi
Sumber : Malang TIMES (JatimTimesNetwork)

  • Lagi Tren, Street Wear Adu Warna-Warna Ini

    Pernah dengar istilah hijab street wear? Maknanya adalah padu padan busana yang kamu punya. Pun untuk hijab. Street wear juga membebaskan kamu berkreasi. Umumnya street wear diterapkan di negara-negara maju akan mode sebut saja Jepang dan Perancis. Di neg

  • Pelatih Sriwijaya FC : Kami Bermasalah di Babak Kedua, Arema Bermain Efektif

    Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengakui kekalahan timnya usai dipermalukan 3-0 oleh Arema FC ketika bermain di Stadion Jakabaring Palembang, Sabtu (21/7/2018).

  • Serunya Petik Sayur Hidroponik di Kota Batu

    Pertanian hidroponik menjadi salah satu alternatifbercocok tanam tanpa menggunakan tanah. Tak terkecuali di Kota Batu. Di Kota Dingin ini, masyarakat pun pun bisa membeli sayur pada pertanian hidroponik dengan memetik sendiri.

  • Tiga Tradisi Ini Hanya Ada Di Malang, Apa Saja?

    Untuk menjaga tradisi leluhur, Indonesia kerap melaksanakan berbagai macam tradisi untuk terus melestarikannya. Ada banyak hal yang menjadi latar belakang selain hanya melestarikan tradisi, salah satunya adalah menjaga kesakralan wilayah tersebut.

  • Batu Secret Zoo Bakal Miliki Bayi Gajah Lagi

    Setelah kelahiran gajah Sumatera bernama Lili, koleksi Batu Secret Zoo bakal bertambah lagi. Ya saat ini gajah Sumatera Batu Secret Zoo Jawa Timur Park 2 bernama Nazumi sedang mengandung.

  • Kartunis Buat Ilustrasi Merinding Abad Ini, Disaksikan 3 Juta Pasang Mata

    Seorang kartunis bernama Gunduz Agayev membuat warganet tercengang. Tak kurang dari 3,5 juta orang menyaksikan potret yang dilukiskan Agayev lewat ilustrasi yang ia buat. Kartunis asal Azerbaijan itu membuat beragam gambar yang menyindir kondisi dunia sa

  • Belum Semua Aset Pemkot Malang Tersertifikasi Jadi Celah Pindah Tangan

    Kasus penjualan tanah aset Pemerintah Kota (Pemkot) Malang seperti yang tengah ditangani kejaksaan negeri (kejari) memang rentan terjadi. Pasalnya, sebagian besar aset pemkot saat ini belum memiliki kekuatan hukum berupa sertifikat. Menurut Sekretaris Dae

  • Wali Kota Malang Bakal Sidak Mobil Para ASN, Ada Apa?

    Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Malang, Sutiaji, mengungkapkan, terkait upaya untuk menekan volume sampah di Kota Malang, pihaknya juga bakal berencana melakukan sidak pada masing-masing mobil dinas yang dipakai oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko

  • Hajar Sriwijaya di Palembang, Arema Duduki Posisi 11

    Arema membuktikan janji untuk merebut kemenangan di kandang Sriwijaya FC Palembang. Dalam laga pekan ke-17 Liga 1 yang digelar di Stadion Jakabaring Palembang, Sabtu (21/7/2018) sore, Arema membawa pulang tiga poin.

  • Muda-Mudi Indonesia Demam Keke Challenges, Youtuber Ria Ricis Unjuk Aksi

    Setelah mannequin challenge, kini ada lagi satu challenge yang sedang populer di Indonesia. Challenge satu ini banyak dikenal dengan istilah ‘keke challenge’. Keke challenge merupakan sebuah aksi tarian di luar mobil yang sedang berjalan.

  • Saingi Toko Modern, Tiap Tahun Ada Permak Pasar Tradisional

    Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Malang mengagendakan revitalisasi 22 pasar dari total 28 pasar rakyat yang ada di Kota Malang. Hal ini tentunya untuk semakin meningkatkan daya saing pasar rakyat di Kota Malang dengan menjamurnya toko-toko modern yang saat

  • 281 CJH Kota Batu Berangkat, 134 Risiko Tinggi dan 1 Gagal Naik Haji

    Sebanyak 281 calon jamaah haji (CJH) Kota Batu diberangkatkan menuju tanah suci dari masjid Kementerian Agama Kota Batu di Jl Sultan Agung, Sabtu (21/7/2018). Isak tangis keluarga melepas kepergian sanak saudara maupun orang tua pun melebur dalam pemberan

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top