Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Warga Pandesari Pujon Krisis Air Bersih

Penulis : Muhammad Agus Salim - Editor : Redaksi

09 - Feb - 2016, 20:28

Placeholder
Warga Desa Pandesari, Pujon menunjukkan air yang keruh, Selasa (9/2/2016). (Foto: m agus salim/malangtimes)

MALANGTIMES - Warga Dusun Sebaluh, Desa Pandesari, Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur mengalami krisis air bersih akibat rusaknya dam penampungan air yang diterjang air bah beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Yayuk salah satu warga setempat mengaku, setelah banjir air bah yang terjadi di Coban Rondo beberapa waktu lalu, air ke warga dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sempat mati beberapa hari.

"Air sempat mati dua hari, setelah itu dam diperbaiki oleh warga setempat, dan saat ini sudah mengalir namun keruh," ujarnya Yayuk, Selasa, (9/2/2016).

Meskipun keruh, Ia dengan tetangga lainnya masih menggunakan air tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Hal serupa juga dirasakan oleh Beny Prasetyo, Ia mengatakan hampir semua warga dari lima dusun di Desa Pandesari mengalami krisis air bersih.

"Dusun Sebaluh, Maron, Gesingan, Jurangrejo dan Krajan," ujar Beny.

Tak jarang warga setempat mengambil air dari sumber lain yang berjarak 8 kilometer dengan menggunakan truk tangki dengan biaya 30 ribu per satu kubiknya.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

"Saat kawasan hulu hujan, airnya bisa lebih keruh, kadang warnanya sampai coklat lumpur," imbuhnya.

Selain warga pelanggan PDAM, warga yang menggunakan air dari Swadaya atau Himpunan Penduduk Pengguna Air Minum (Hippam) di Desa Pandesari juga mengalami hal serupa. (*)


Topik

Peristiwa Krisis-Air-Bersih



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Agus Salim

Editor

Redaksi