Malangtimes

Sejarah Singkat Basilika Santo Petrus, Tempat Pemakaman Paus Benediktus XVI Bersama 90 Paus Lainnya

Jan 02, 2023 06:50
Potret Basilika Santo Petrus, tempat peristirahatan para paus. (Foto dari internet)
Potret Basilika Santo Petrus, tempat peristirahatan para paus. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Basilika Santo Petrus merupakan salah satu situs gereja Katolik terbesar yang di dalamnya juga terdapat makam kepausan. 

Basilika Santo Petrus akan menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi Paus Emeritus Benediktus XVI yang meninggal pada Sabtu (31/12/2022) lalu. Disebutkan, sudah ada 90 paus yang dimakamkan di basilika ini.

Dikutip dari situs resmi Museum Roma Senin (2/1/2023), berikut sejarah Basilika Santo Petrus.

Basilika Santo Petrus adalah sebuah basilika yang terletak di Kota Vatikan, yang dikelilingi Kota Roma di Italia. Basilika Santo Petrus merupakan gereja para paus Vatikan yang menjadi situs ziarah utama umat Katolik di dunia.

Basilika Santo Petrus memiliki luas 23.000 meter persegi. Basilika ini telah dianggap sebagai karya arsitektur yang sangat penting dengan besar fasadnya dan kualitas karyanya.

Saat ini Basilika Santo Petrus adalah bangunan yang memiliki ukuran panjang 218 meter dan tinggi 136 meter, termasuk kubahnya.

Basilika Santo Petrus dibangun sejak abad ke-4 ketika Kaisar Konstantinus memutuskan untuk membangun basilika tempat rasul dimakamkan. Pada tahun 329, pembangunan basilika selesai. Lalu pada 1506, Julius II memulai pembangunan basilika baru untuk menggantikan yang sudah ada, dengan menugaskan arsitek Donato Bramante.

Pada masa itu, ketika Bramante meninggal pada 1514, karya-karya yang ditinggalkan kemudian dilanjutkan oleh Rafael Sanzio dan beberapa proposal dibahas hingga tahun 1521. Rafael kemudian meninggal pada 1520 dan konstruksi dilanjutkan Antonio da Sangallo, yang pada 1538 mengonkretkan proyeknya untuk basilika.

Pada tahun 1546, Antonio da Sangallo meninggal dunia. Pembangunan kemudian dilanjutkan Michelangelo Buonarroti. Pembangunan Basilika Santo Petrus selesai dua puluh empat tahun setelah kematiannya oleh Domingo Fontana dan Jacobo della Porta.

Kemudian, Paus V memutuskan untuk memperluas bangunan gereja ke depan. Sejak kematian Maderno pada 1629, Bernini bertanggung jawab atas dekorasi interior seluruh gereja Basilika Santo Petrus yang memberikan penampilannya saat ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru