Malangtimes

Pagelaran Wayang Kulit dan Pengajian Umum Digelar Kecamatan Bumiaji, Agar Terhindar dari Bencana

Nov 20, 2022 11:19
Suasana pagelaran wayang kulit di Pendapa Kecamatan Bumiaji, Sabtu (19/11/2022).
Suasana pagelaran wayang kulit di Pendapa Kecamatan Bumiaji, Sabtu (19/11/2022).

JATIMTIMES - Kecamatan Bumiaji merupakan salah satu kecamatan yang rawan akan bencana alam. Selama musim hujan ini sudah beragam bencana alam yang terjadi. Hal ini pula yang membuat kegiatan pengajian umum serta pagelaran wayang kulit yang dibawakan oleh Ki Dalang Martak dengan lakon ‘Mudune Wahyu Kamulyan’ dihelat di Pendapa Kecamatan Bumiaji, Sabtu (19/11/2022).

Kegiatan itu juga masih dalam rangkaian Hari Jadi ke-21 Kota Batu. Pagelaran wayang kulit diawali dengan penyerahan wayang gunungan dari Camat Bumiaji kepada Ki Dalang Martak. Pagelaran Wayang Kulit dengan lakon ‘Mudune Wahyu Kamulyan’ menceritakan tentang kisah Pandawa Lima yang mencari ‘Wahyu Kamulyan’.

Yakni wahyu yang dipakai untuk bekal hidup oleh para Pandawa Lima dan anak turunannya, agar menjadi orang yang mulia di sisi Sang Pencipta. Namun dalam prosesnya terjadi perebutan ‘Wahyu Kamulyan’ antara Pandawa Lima yang memiliki dasar watak baik dengan Kurawa yang membawa watak buruk.

Hingga pada akhirnya Pandawa Lima melalui Abimanyu memenangkan perebutan itu dan berhasil mendapatkan ‘Wahyu Kamulyan’. “Banyak pesan moral yang dapat diambil dari pagelaran wayang malam ini,” ungkap Camat Bumiaji, Bambang Hari Suliyan.

Bambang menambahkan, kegiatan ini dilakukan untuk melestarikan kebudayaan sekaligus permohonan doa agar Kecamatan Bumiaji dan Kota Batu dijauhkan dari bencana. Mengingat bencana banjir bandang, angin puting beliung seluruhnya terjadi Kecamatan Bumiaji.

“Semoga dengan kegiatan ini seluruh warga Kota Batu khususnya Kecamatan Bumiaji diberi keselamatan, dijauhkan dari bencana, diberikan kesehatan, dan guyub rukun masyarakatnya,” harap Bambang.

Selain itu kegiatan ini digelar selama dua hari yakni 19-20 November. Ada juga Campursari Pandu Bhuwana. Lalu beragam jajanan tradisional hingga produk UMKM yang dihadirkan setiap desa di kecamatan Bumiaji.

Jadi bagi para wisatawan yang sedang berada di Kota Batu ingin mencari jajanan tradisional bisa datang di kawasan Kecamatan Bumiaji. Apalagi kawasan Peken Tradisional di desain layaknya tempo dulu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru