Malangtimes

Cekcok Booking PSK Tak Sesuai Ekspektasi, Polisi Pengamanan KTT G20 Ditusuk 

Nov 17, 2022 15:57
Ilustrasi penusukan yang dilakukan pelaku diduga PSK kepada anggota polisi pengaman KTT G20 di Bali (foto: google)
Ilustrasi penusukan yang dilakukan pelaku diduga PSK kepada anggota polisi pengaman KTT G20 di Bali (foto: google)

JATIMTIMES - Terlibat cekcok karena merasa booking pekerja seks komersial (PSK) tak sesuai ekspektasi, polisi pengamanan KTT G20 ditusuk di Bali, pada Rabu (16/11/2022). 

Kronologi kejadiannya berawal saat Anggota Mabes Polri, Bripda Fitrah Nur Syamsah yang usai bertugas mengamankan KTT G20 di Bali. Dia membooking PSK bernama Luh Kerti Dana Sari melalui aplikasi MiChat. 

Melalui aplikasi MiChat, keduanya sepakat untuk kencan di Hotel Permata Dana, Jalan Pidada Ubung, Denpasar sekitar pukul 01.00 WITA. 

Ketika Bripda Fitrah bertemu dengan PSK di hotel, Ia merasa dibohongi lantaran wajah PSK yang dipesan tak sesuai ekpektasi. Dirinya pun meminta dana yang telah ditransfer ke PSK, dikembalikan. 

Bermula dari permintaan pengembalian dana itu tadi cekcok mulai terjadi. Bukan hanya PSK bernama Luh Kerti Dana Sari, diduga ada sejumlah pelaku yang menggeruduk Bripda Fitrah. 

Bripda Fitrah ditusuk di bagian leher dan jatuh bersimbah darah. Sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong sesaat mendapatkan perawatan. 

Hingga berita ini ditayangkan, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku penusukan anggota Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam). Belum ada informasi lebih lanjut terkait penangkapan pelaku. 

"Polresta Denpasar yang menangani (kasusnya)," kata Kabid Humas Polda Bali, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto, dilansir Medcom.id. 

Namun pihak Polresta Denpasar belum merespons ketika dikonfirmasi tentang penyelidikan pelaku penusukan anggota Mabes Polri tersebut. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru