Malangtimes

Special Screening Film Tegar, Pemain dan Sutradara Sapa Penonton di Malang

Nov 15, 2022 21:23
Screening film Tegar di Bioskop XXI Transmart. (Foto pribadi)
Screening film Tegar di Bioskop XXI Transmart. (Foto pribadi)

JATIMTIMES - Akan rilis pada 24 November mendatang, para pemain dan sutradara film 'Tegar' tengah disibukkan dengan screening film yang akan dilakukan di 11 kota.

Kota yang akan menjadi tuan rumah special screening film "Tegar" antara lain Bali, Bandung, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Bekasi, Tangerang, Bogor, Semarang, Jogja, Malang dan Surabaya. 

Selasa hari ini (15/11/2022), para pemain dan sutradara film 'Tegar' menyapa penonton di Bioskop XXI Transmart, Malang. Pada momen screening kali ini, hadir Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko. 

Sofyan Edi menyapa para penonton dan para pemain film Tegar. Selain itu, Sofyan Edi menceritakan sedikit kisah Kota Malang yang pernah dinobatkan menjadi kota kreatif pada tahun 2019 lalu.

Wakil Wali Kota Malang

"Assalamualaikum, halo semua. Dan selamat datang untuk para pemain Tegar yang sudah berkunjung di Kota Malang," ucap Sofyan Edi dalam sambutannya.

"Semoga adanya film Tegar ini dapat kembali memhangun semangat dan kreativitas anak-anak Malang, mengingat kita dulu pernah dinobatkan sebagai kota kreatif dengan subsektor aplikasi dan game di Pulau Jawa yang berpotensi menjadikan ekonomi kreatif sebagai pendorong utama peningkatan ekonomi kota," ungkapnya.

Lebih lanjut wawali mengajak para generasi bangsa khususnya anak-anak di Kota Malang untuk bisa kembali semangat menunjukkan kreativitas dan ide yang sudah ada.

"Ayo tunjukkan kreativitas anak-anak layaknya Kota Bandung. Banyak ide, banyak bakat yang bisa menjadi referensi pembangun diri.," tambahnya.

Kehadiran Sofyan Edi  dalam acara screening film kali ini adalah untuk memberikan support pada kreativitas yang telah dibuat oleh para anak bangsa, khususnya penyandang disabilitas.

Ia juga mengatakan, saat ini  waktunya warga Malang untuk bangkit usai tragedi Kanjuruhan. "Semoga adanya film ini bisa membangkitkan kembali semangat anak-anak Malang. Dan kali ini adalah waktu yang tepat untuk kita bangkit setelah tragedi maut Kanjuruhan," pungkasnya.

Selain wakil wali Kota Malang, sutradara film 'Tegar' Anggi Krista menceritakan pembuatan film  itu.

Pemain dan sutradara film Tegar

"Pembuatan film berjalan selama dua tahun, mulai dari development sampai shooting dan perilisan.," ujarnya.

Lebih lanjut Anggi mengatakan, pembangunan chemistry antara pemain susah-susah gampang lantaran Tegar bukanlah seorang aktor.

"Pembangunan chemistry-nya susah-susah gampang karena Tegar kan bukan aktor. Jadi kita memherikan ruang kepada Tegar untuk bisa belajar dan proses," ujarnya.

"Sementara untuk Izzy atau Joan sendiri tidak hanya berperan sebagai aktor, namun juga dalam pembangunan original soundtrack untuk Tegar," tambahnya.

Anggi mengatakan  pembangunan chemistry dilakukan secara kekeluargaan. "Jadi, kita membangun chemistry secara kekeluargaan karena film Tegar tersebut adalahh film keluarga," katanya.

Kemudian, Anggi memaparkan semua proses dilakukan di kawasan Bandung. Lebih lanjut, ia mengatakan Malang merupakan kota ke-10 yang melakukan screening spesial Film Tegar. "Terakhir kita ada Surabaya yang akan dilaksanakan besok," pungkas Anggi.

Sementara, Tegar sendiri mengungkapkan perasaannya yang merasa sangat senang karena bisa bermain film dan menginspirasi banyak orang. "Seneng banget karena bisa main film dan menginspirasi banyak orang," ujarnya.

Lebih lanjut, Tegar mengatakan sempat merasa kesulitan saat memerankan adegan. "Sempet kesulitan saat adegan berantem sama mama karena emosionalnya harus dimainkan banget, kayak nangisnya marahnya," ucap dia.

Film "Tegar" bercerita tentang seorang anak berkebutuhan khusus bernama M. Aldifi Tegara yang ingin bersekolah dan mempunyai banyak teman. 

Di ulang tahun Tegar yang ke-10, sang kakek (Deddy Mizwar) menjanjikan Tegar kesempatan untuk bisa bersekolah. Namun ternyata sang ibu, Wida (Ine Febriyanti), melarang keras hal tersebut.

Sudah dari kecil Tegar diasingkan dari dunia luar lantaran Wida khawatir akan perlakuan tidak diinginkan yang mungkin terjadi kepada Tegar. Namun dengan keberaniannya, akhirnya Tegar memutuskan untuk pergi dari rumah dan memulai perjalanannya mengejar mimpi untuk bersekolah dan memiliki teman.

Kisah selengkapnya bisa teman-teman saksikan di bioskop pada 24 November mendatang.  Film Tegar sendiri akan tayang secara serentak pada tanggal (24/11/2022) mendatang di semua bioskop Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru