Malangtimes

WA GB Curi Perhatian Netizen Usai WhatsApp Down 

Oct 31, 2022 10:08
Ilustrasi WA GB (foto: playstore)
Ilustrasi WA GB (foto: playstore)

JATIMTIMES - Beberapa waktu lalu WhatsApp mengalami down sekitar dua jam. Baik chat pribadi maupun chat grup hingga telepon tak bisa digunakan. Karena hal itu, warganet ramai memperbincangkan WhatsApp GB. 

Banyak warganet yang mengaku berpindah ke WhatsApp GB dengan berbagai alasan. Namun ada juga yang risih dengan pengguna WhatsApp GB. 

"Bener orang yang install WA GB itu aneh, bukan masalah ngurusin WA orang lain, tapi WA GB itu emang ngusik privasi orang, barangkali bisa share pengalaman trkait WA GB," @tanyakan**. 

"Idup pemakai wa gb ga cuman buat ngurusin story kalian juga kali, geer bgt awikwok, ini g lebih cumn buat memudahkan aja, misahin chat pribadi dengan grup, privasiin lagi pngen ditelfon apa engga, sembunyiin wa dari org2 toxic yg lu ga enak buat blok,jd g sjelek itu plis," @egksukabljr****. 

Di balik pro kontra itu, lalu apasih sebenarnya WA GB itu. WA GB sendiri adalah aplikasi WhatsApp yang telah dimodifikasi atau akrab disebut WhatsApp Mod dimana di dalamnya terdapat berbagai fitur yang tidak ada di WhatsApp resmi. 

Sebelum ada WA GB, WhatsApp Plus sudah terlebih dulu ada. Namun sudah diblokir oleh pihak WhatsApp resmi. Dilansir dari Kompas Techno, pembuat aplikasi ini adalah anggota senior XDA. 

Beberapa fitur yang ada di WA GB seperti memisahkan WA pribadi dengan WA Grup. Kemudian menghilangkan centang warna biru (tanda dibaca) pada chat. Yang paling digandrungi netizen adalah bisa melihat kembali chat yang sudah dihapus. 

Karena tidak resmi, aplikasi ini tidak bisa diunduh melalui play store. Namun cara mendownloadnya melalui APK, seperti banyak yang tertera di situs web. Tentu saja hal itu membuat pengguna WA GB harus siap menerima resiko buruk dibandingkan menggunakan WhatsApp resmi dari playstore. 

Meskipun memiliki fitur yang menarik, namun aplikasi WA GB ini tetap tidak aman ya. Selain tidak resmi, aplikasi pihak ketiga itu juga disebut-sebut berisiko membawa malware dan spyware. Jadi pengguna harus hati-hati dan siap menanggung resikonya jika datanya bocor akibat penggunakan aplikasi tak resmi ini. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru