JATIMTIMES - Mendengar kata Ngawi, pasti yang terbesit adalah sebuah kabupaten yang terletak di bagian barat Provinsi Jawa Timur yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah. Ternyata nama Ngawi bukan hanya ada Indonesia loh.
Ngawi juga sebuah daerah di luar negeri tepatnya di Selandia Baru. Jika Kabupaten Ngawi, Jawa Timur dikenal sebagai Kota Bambu atau Kota Kripik Tempe, namun Ngawi yang ada di Selandia Baru berbeda.
Daerah Ngawi yang ada di Selandia Baru merupakan sebuah desa nelayan. Terletak lima kilometer dari Tanjung Palliser, titik paling selatan di Pulau Utara Selandia Baru. Desa ini dipenuhi rumah-rumah kayu kecil bernama bach. Ngawi memiliki jumlah traktor per kapita tertinggi di dunia.
Dikutip dari NZHistory, Ngawi merupakan kata dari bahasa Maori bahasa warga asli Selandia Baru. Ngawi versi Selandia Baru ini dibaca sebagai 'Na-wi'. Kata Ngawi memiliki arti 'the native tussock grass' dalam bahasa Inggris atau rumput tandan dalam bahasa Indonesia.
Dikutip dari laman Wairarapa, Ngawi di Selandia Baru ini juga memiliki keunikan lainnya. Ngawi Selandia Baru memiliki lebih banyak traktor per kepala penduduk dibandingkan tempat lain di dunia.
Traktor-traktor ini digunakan untuk mengangkut perahu nelayan masuk dan keluar dari gelombang laut luar biasa di Selat Cook. Meski kawasan pantai di Ngawi dipenuhi oleh traktor pengangkut kapal nelayan. Namun traktor ini bukan traktor biasa.
Umumnya para traktor di kawasan ini dicat dengan warna-warna cerah dan dinamai dengan nama-nama menggemaskan seperti Tinky Winky, Babe, dan Kermit.
Di sana para wisatawan dapat menyaksikan bayi anjing laut bersama koloninya secara langsung. Sebab, habitat asli mereka di kawasan ini masih sangat terjaga.
Jika tidak merasa terganggu, koloni anjing laut ini akan dengan santai berbaring dan berjemur di antara bebatuan di pantai. Sementara para bayi anjing laut mereka bermain dengan gembira.
