JATIMTIMES - Perwakilan suporter sepak bola seluruh Indonesia hadir ke Kota Bandung untuk mendoakan korban Tragedi Kanjuruhan. Mereka melakukan salat gaib berjamaah di GOR Saparua, Kota Bandung, Sabtu (8/10/2022).
Dikutip dari @infojawabarat, ratusan suporter baik the Jakmania (pendukung Persija Jakarta), Bonekmania (pendukung Persebaya Surabaya), hingga Viking (pendukung Persib Bandung) dan suporter lain berkumpul untuk mendoakan korban Tragedi Kanjuruhan.
"Dari kami untuk Malang. Bentuk solidaritas untuk suporter aremania dari suporter se-Indonesia yanh berkumpul dalam satu ruangan seperti viking, the jakmania, bonek dan yang lainnya. Lokasi di GOR Saparua Bandung (08/10/22)," tulisnya.
Beberapa akun juga mengunggah beberapa suasana di GOR Saparua. “Wilujeng wengi sadayana! Alhamdulilah, acara doa bersama dan salat gaib dari kami untuk Malang telah selesai. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak,” ungkap @jakmaniabandung.
"Terima kasih kpd para tokoh serta rekan-rekan @officialvpc, dan seluruh elemen bobotoh yang sudah mengundang kami, menjamu kami dengan baik, serta menerima kami dengan hangat," lanjut @jakmaniabandung.
"Juga, terima kasih kepada rekan-rekan The Jakmania dari luar Bandung yang sudah turut hadir. Mohon maaf bila memang masih banyak kurang dalam membantu rekan-rekan semua," kata @jakmaniabandung lagi.
"Kemanusiaan di atas segalanya, Sinergi bersama untuk #UsutTuntasTragedi Kanjuruhan. Salam hangat, Jakmania Bandung," tegas @jakmaniabandung.
Kebersamaan seluruh suporter bola di Indonesia itu pun mendapatkan perhatian dari warganet. "Hikmah dari kejadian kemarin, allhamdulillah semoga tidak ada lagi oknum suporter atau oknum2 lain yg merusak kedamaian ini," ucap @Randy_Fryandika.
"Alm mang Ayi beutik pernah berkata biarkan saja seperti air yang mengalir, nanti juga akan bertemu muaranya. Mungkin ini yg d maksud alm. & sekarang muaranya pun sudah mulai terlihat. Semoga silaturahmi ini akan selalu terjaga sampai kapanpun," ujar @Arusbawah33.
"Tinggal berantas akun yg masih suka provokasi kita saudara," tulis @hilmi_mbrq.
Sejak tragedi Kanjuruhan, bendera perdamaian mulai dikibarkan di antara seluruh suporter di Indonesia. Mereka sepakat membuang jauh rivalitas yang selama ini terjadi.
