Malangtimes

Mahfud MD: Pemerintah Beri Santunan Rp 50 Juta untuk Setiap Korban Jiwa

Oct 04, 2022 12:51
Mahfud MD saat memberikan pernyataan pemberian santunan pemerintah untuk korban tragedi kanjuruhan. (Sumber: Instagram Mahfud MD)
Mahfud MD saat memberikan pernyataan pemberian santunan pemerintah untuk korban tragedi kanjuruhan. (Sumber: Instagram Mahfud MD)

JATIMTIMES - Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Sabtu, (1/10/2022) menyisakan duka mendalam bagi seluruh penjuru dunia. Terutama menjadi duka mendalam bagi Pemerintah Negara Indonesia. 

Melalui keterangan instagram milik Menko Polhukam Mahfud MD, Presiden Jokowi bakal memberikan tanda belasungkawa kepada seluruh korban. "Meskipun tentu hilangnya nyawa setiap orang tidak bisa dinilai dengan uang berapapun harganya," tandas Mahfud MD. 

Namun santunan belasungkawa itu dinilai Mahfud MD sebagai bentuk negara hadir turut merasakan kepedihan atas tragedi Kanjuruhan ini. "Presiden berkenan memberikan santunan kepada setiap orang jiwa, Rp 50 juta," terangnya. 

Disampaikan Mahfud MD bahwa Presiden Jokowi menyampaikan salam untuk para korban. "Mudah-mudahan nanti yang disampaikan dalam santunan itu dilihat sebagai tanda empati kepala negara dan hadirnya negara, tidak dilihat berdasarkan jumlah (santunannya)," ungkap Mahfud MD. 

Di sisi lain, melalui Mahfud MD, Presiden Jokowi juga mengapresiasi kepada pemerintah daerah dan pejabat pusat terkait yang telah melakukan langkah cepat untuk menangani tragedi kanjuruhan. 

Info paling baru, Menko Polhukam telah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan. Senin, (3/10/2022) Mahfud MD telah mengumumkan anggota tim tersebut. 

Tim tersebut diisi oleh menteri yang bersangkutan, akademisi, pengamat olahraga hingga jurnalis. "(Tim ini) yang tugasnya kira-kira akan diupayakan selesai (investigasi Tragedi Kanjuruhan) dalam 2-3 minggu depan," jelas Mahfud MD.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru