Malangtimes

Muhadjir Beri Ketenangan Aremania, Sudarmaji: Beliau Paham Kultur Arema

Oct 03, 2022 11:30
Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy ke Malang (Ist)
Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy ke Malang (Ist)

JATIMTIMES – Kehadiran Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy ke Malang, memberi ketenangan dan motivasi kepada kalangan Aremania yang mengalami tragedi memilukan di Stadion Kanjuruhan.

Sudarmaji, Media Officer Arema FC menyampaikan, di kalangan Aremania, khususnya para korban merasakan betul mendapat empati dari mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

"Karena Aremania itu sangat gelisah dan merasa terpukul. Betapa tidak, sudah menjadi korban tapi masih dituduh yang bukan-bukan seperti brutal, menjadi pemantik kerusuhan," kata Sudarmaji, Media Officer Arema FC, Senin (3/10/2022).

Menko PMK menjenguk para korban yang dirawat di rumah sakit. Selain itu, pihaknya juga melakukan peninjauan di Stadion Kanjuruhan pasca tragedi yang merenggut banyak nyawa itu. 

Menko PMK juga melakukan rapat bersama dengan Kapolri dan Gubernur Jatim, Menpora, Ketua Umum PSSI dan Bupati Malang, Minggu (2/10/2022) malam. Sehingga, Menko PMK benar-benar fokus terhadap musibah kubro ini. 

Dikatakan Sudarmaji, jika Presiden memerintahkan orang yang tepat untuk menangani musibah kubro Stadion Kanjuruhan ini. Terlebih lagi, Muhadjir tentunya begitu paham betul tentang kultur Arema. Kehadiran Muhadjir menjadi bukti bahwa negara hadir di kalangan masyarakat yang tengah berduka. 

“Dengan hadirnya Pak Muhadjir, kehadiran negara pada saat rakyat tertimpa musibah benar-benar bisa dirasakan. Pak Muhadjir itu sangat paham kultur Arema. Bukan hanya paham secara akademis tetapi paham secara realitas,” katanya.

Lebih lanjut Darmaji menyampaikan, Muhadjir juga langsung menunjukkan aksi nyata hadirnya negara. Ia menegaskan jika biaya perawatan korban ditanggung pemerintah. Selain itu, mereka yang meninggal juga akan mendapatkan  santunan. Langkah nyata ini, tentu sangat menenangkan korban dan keluarganya. 

"Penegasan Pak Muhadjir bahwa musibah ini akan diusut tuntas. Itu juga memberi harapan masalahnya bisa jelas, sehingga Aremania tidak disudutkan dengan tuduhan-tuduhan yang tanpa dasar," tambah Sudarmaji.

Muhadjir sendiri diketahui telah sejak 1970 berdomisili di Malang. Dalam hal sepak bola, ia juga sempat memiliki tim sepak bola yang berintikan pemain-pemain Arema, saat masih menjabat Pembantu Rektor III Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). 

Timnya inipun sempat membuat kebanggaan dan mengangkat nama UMM karena sukses menjadi juara nasional kompetisi antarperguruan tinggi. 

Muhadjir juga begitu dekat dengan pendiri klub Arema, Ebes Soegiyono yang kala itu juga menjabat sebagai Walikota Malang. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang yang dahulu sempat dipimpin Muhadjir mendapat kepercayaan dari Pemkot dalam menyusun konsep pembangunan Kota Malang. Konsep terkenal dengan tagline "Tribina Cita Kota Malang" yaitu Malang kota pendidikan, industri dan  pariwisata.

Selain itu, pihaknya juga dikenal dekat dengan Mantan Walikota Batu, Edy Rumpoko. Bahkan, Walikota Malang, Sutiaji juga begitu dekat dengannya. Sebab, ia merupakan mahasiswa ketika di UMM.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru