Malangtimes

Puluhan Emak Jamaah Yasinan Keracunan Masal setelah Makan Nasi Goreng

Sep 25, 2022 08:57
Pihak luskesmas, tim inafis dan pihak terkait saat melakukan koordinasi setelah adanya keracunan. (Foto: Istimewa / Tulungagung Times)
Pihak luskesmas, tim inafis dan pihak terkait saat melakukan koordinasi setelah adanya keracunan. (Foto: Istimewa / Tulungagung Times)

JATIMTIMES - Puluhan emak yang tergabung dalam jamaah Yasinan di Musala Dusun Siwalan, Desa Tiudan, Kabupaten Tulungagung, mengalami keracunan nasi goreng. Makanan  suguhan yang dikemas menggunakan stereofom itu biasanya dibawa pulang anggota jamaah atau bisa dimakan di tempat ngaji rutinan tersebut.

Pengajian yang digelar pada Jumat (22/9/2022) ini dilaksanakan rutin dan biasanya berpindah-pindah.

Saat itu, selain 80 paket nasi goreng (nasgor)  yang dipesan, penyelenggara kegiatan juga memberikan snack berupa kue opak Gambir yang dikemas dalam plastik.

"Menurut keterangan, ada 80 paket nasgor yang dipesan dari pedagang tetangganya," kata Kepala Puskesmas Tiudan Muklis Tri Nugroho, Minggu (24/9/2022).

Begitu para jamaah memakan nasi goreng, 
selang waktu 4-24 jam sesudahnya, banyak warga yang mengeluh sakit. "Keluhannya mual, muntah, diare, nyeri perut, lemas dan demam," ujar Muklis.

Merasa  kondisi  tidak baik, sebagian jamaah yang memakan nasgor melakukan pengobatan mandiri ke klinik swasta dan puskesmas.

Pada  Sabtu (23/9/2022) pagi, Puskesmas Tiudan melakukan surveillance  epidemiologi karena ada informasi warga sakit setelah mengikuti kegiatan rutinan dengan makan nasgor dan melakukan tindakan pengobatan. "Ditemukan 64 warga makan sajian makanan yang dimakan bersama anggota keluarga lainnya," ungkap Muklis.

Dadi hasil pemeriksaan, terdata 53 orang mengalami keluhan sakit dan 11 orang lainnya kondisinya sehat. Di antara 53 yang sakit ini, 47 orang rawat jalan  dan dipantau oleh Puskesmas Tiudan. "Ada 6 orang rawat inap," ucap Muklis.

Dari 6 orang ini, 1 dirawat di Puskesmas Kauman, 3 di RS Prima Medika, 2 di Klinik Difa Medika. "Saat ini kondisi sudah berangsur membaik," jelasnya.

Kepolisian bersama puskesmas, disebut Muklis, sudah mengumpulkan sampel makanan, bahan makanan dan muntahan penderita untuk dilakukan pemerintah melalui Dinas Kesehatan Tulungagung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru