Kebesaran Allah, Ketika yang Mati Dihidupkan Kembali 

Sep 08, 2022 07:48
Ilustrasi mereka yang mati dihidupkan lagi (pixabay)
Ilustrasi mereka yang mati dihidupkan lagi (pixabay)

JATIMTIMES - Seorang manusia yang telah mati tentunya tak akan bisa hidup kembali. Mereka akan kekal di akhirat. Hal ini tentunya sudah banyak dijelaskan dalam hadits maupun Al-Qur'an. Namun, jika Allah berkehendak, tentu semua yang mustahil akan dapat terjadi, termasuk menjadikan mereka yang mati hidup kembali.

Diolah dari Islam Pos, Republika, Nuonline dan beberapa sumber lain, terdapat kisah-kisah Allah yang berkehendak menghidupkan mereka yang sempat mati. Sekelompok kaum dari Bani Israil ingin sekali mengetahui perihal kematian dan rasa dari sakaratul maut. Mereka pun memohon kepada Allah SWT agar menghidupkan salah satu jasad yang ada di makam.

Allah SWT pun mengabulkan permohonan tersebut dan menghidupkan salah satu jasad yang ada di makam. Usia kematian dari mayat yang dihidupkan lagi itu telah mencapai 100 tahun kematiannya. Mayat tersebut, kemudian bercerita kepada mereka tentang panasnya kematian yang belum juga hilang rasanya hingga saat ini. 

Hal ini pun telah dijelaskan dalam hadist yang shahih, "Suatu ketika ada sekelompok orang dari Bani Israil yang datang ke sebuah kuburan. Mereka berkata, ‘Andai kita shalat dan berdoa kepada Allah agar mengeluarkan seorang yang sudah meninggal kepada kita, kemudian kita bertanya kepadanya tentang kematian. "Akhirnya, mereka shalat dan berdoa. Dalam pada itu, tiba-tiba ada satu mayat mengeluarkan kepalanya dari dalam kubur. Tampak di antara kedua matanya ada bekas sujud. Ia lalu bertanya, ‘Wahai orang-orang, apa yang kalian inginkan? Aku meninggal seratus tahun yang lalu. Namun, panasnya kematian belum hilang hingga sekarang. Maka berdoalah kalian agar mengembalikanku kepada keadaanku semula".

Kisah lainnya, dalam Kitab Al Ajwibat Ibnu Hajar Al Asqalani ala Asilat Ba'dhi Talamidzihi, Imam Ibnu Hajar al-Asqalani menjawab pertanyaan sang murid, yaitu Ibnu Munjik Al Asyrafi, tepatnya pada 10 terakhir bulan Rabiul Awal 830 H.

Saat itu, sang murid bertanya, bagaimana kisah kebenaran terkait tujuh mahluk yang hidup kembali atas kehendak Allah SWT. Ibnu Hajar kemudian berkata dari sumber-sumber hadist nabi, terdapat mahluk yang hidup kembali. Mahluk tersebut sebagian manusia dan sebagian hewan. Tanda kehidupan kembali itu, terlihat karena mahluk-mahluk tersebut melakukan aktivitas seperti layaknya ketika mereka sebelumnya memang hidup.

Ada lagi, satu kisah seekor kambing yang memberikan isyarat kepada Nabi Muhammad SAW. Saat itu, kambing yang telah mati itu kembali hidup dan menyampaikan kepada Nabi untuk tidak memakan dagingnya. 

Hal ini karena daging pada tubuhnya mengandung racun yang dibubuhkan oleh seorang perempuan Yahudi. Kejadian itupun kemudian tercatat pada riwayat Abu Hurairah dan terjadi di Khaibar.

Kejadian selanjutnya, di mana terdapat bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup.  Bayi tersebut dikubur di sebuah lembah oleh orang tuanya sebelum menjadi seorang muslim. Setelah menjadi muslim, orang tua tersebut kemudian mengatakan kepada Rasulullah SAW telah mengubur anaknya. 

Ia yang menyesali perbuatannya, kemudian bersama Rasulullah SAW mendatangi makan anak tersebut. Rasulullah SAW kemudian menyampaikan rasa penyesalan sang ayah di depan makan anak tersebut. Atas izin Allah SWT, anak tersebut kemudian menjawab dan menyampaikan kerelaan karena memang telah mendapatkan tempat mulai di sisi Allah SWT.

Pada zaman Nabi Ibrahim, juga pernah terjadi peristiwa yang menunjukkan keagungan Allah. Saat itu, Allah memerintahkan untuk menyembelih empat ekor burung. Bangkai 4 ekor burung kemudian diletakkan pada lokasi puncak-puncak gunung yang berbeda. Setelah itu, kebesaran Allah terlihat. Bagian dari burung-burung tersebut kembali berkumpul dan membentuk tubuhnya seperti semula. Ruh dari burung kembali datang dan membuatnya hidup lagi dan kembali terbang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru