Malangtimes

Melayani Kapal Barang dan Penumpang, Tanjung Perak Termasuk Pelabuhan Tersibuk di Indonesia

Jul 11, 2022 09:00
Ilustrasi Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya (Foto by Wikipedia.org)
Ilustrasi Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya (Foto by Wikipedia.org)

JATIMTIMES- Surabaya sebagai Ibukota Jawa Timur memiliki pusat transportasi utama seperti pelabuhan, terminal bus hingga pelabuhan. Sehingga banyak jasa trasportasi bermunculan untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat seperti travel Malang Perak, travel  Juanda Malang murah sampai transportasi online baik mobil maupun motor. 

Pelabuhan Tanjung Perak sendiri menjadi salah satu pelabuhan tersibuk di Indonesia, lokasinya berada diKelurahan Perak Timur, Kecamatan Pabean Cantian, Kota Surabaya. 

Didukung lokasi yang strategis dan dari berbagai aspek, maka tidak heran jika Tanjung Perak menjadi Pusat Pelayaran Interinsulair Kawasan Timur Indonesia. 

Secara teknis Pelabuhan Tanjung Perak berfungsi sebagai pengumpul dan distributor barang dari dan ke Kawasan Timur Indonesia, termasuk Jawa Timur sehingga pelabuhan ini menjadi pusat perdagangan menuju kawasan Indonesia bagian timur termasuk adanya Pelabuhan Ujung, tempat kapal Ferry tujuan Pelabuhan Kamal, Bangkalan, Madura

Selain itu, Pelabuhan Tanjung Perak juga membuka layanan kapal penumpang yang menghubungkan Surabaya dengan kota-kota pelabuhan lain di Indonesia. 

Nama terminalnya Gapura Surya Nusantara yang notabene menjadi terminal penumpang kapal laut termewah di Indonesia. 

Beberapa rute kapal Ferry diantaranya ada jalur Surabaya-Banjarmasin dan Surabaya-Makassar.  

Medio tahun 2015, aktivitas Pelabuhan Tanjung Perak semakin lengkap dengan kehadiran Terminal Pelabuhan Teluk Lamong.

Beragam fasilitas dapat dinikmati oleh para penumpang mulai dari hotel kapsul, ranah wisata North Quay, aneka kuliner  dan garbarata.

Berdasarkan sejarah, pembangunan Tanjung Perak dimulai tahun 1910, nama Tanjung Perak berawal dari kata Hujunggaluh yang bermakna, hujung berarti sebuah wilayah yang menjorok ke arah laut, sedangkan galuh bermakna perak atau emas yakni alat pertukaran yang digunakan dalam perdagangan. 

Nah, pada masa Hindia Belanda, Hujung Galuh berubah nama menjadi Hujungperak dan seiring berjalannya waktu bertransformasi menjadi Tanjung Perak.

Proyeksinya kelak antara Pelabuhan Tanjung Perak dan Terminal Pelabuhan Teluk Lamong akan dihubungkan dengan skema monorel peti kemas pertama di dunia. 

Jadi, jangan heran apabila Tanjung Perak juga melayani melayani kapal pesiar baik dari dalam maupun luar negeri sekaligus memperkenalkan Indonesia di mata dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru