Remaja Cantik 13 Tahun Ini Raih Emas Cabor Tinju, Kalahkan Atlet Senior di Porprov Jatim

Jul 09, 2022 17:40
Cinta Puspita Indrasari Putri Ngabalin, atlet tinju Kota Batu.
Cinta Puspita Indrasari Putri Ngabalin, atlet tinju Kota Batu.

JATIMTIMES - Meski usianya baru 13 tahun, atlet asal Kota Batu, Cinta Puspita Indrasari Putri Ngabalin baru-baru ini berhasil merebut medali emas cabang olahraga (cabor) tinju. 

Cinta berlaga di kelas youth/elite woman 48 kilogram. Yang paling membanggakan, Cinta berhasil mengalahkan atlet yang lebih senior berusia 21 tahun.

Saat final nomor kelas youth/elite woman 48 kilogram Pekan Olahraga (Porprov) VII Jatim, Cinta harus melawan atlet andalan Jatim yang kerap langganan kejuaraan nasional. 

“Lawan terberat itu dari Ngawi usia 21 tahun. Kenapa terberat karena langganan kejurnas dan andalan Jatim di cabor tinju,” ungkap Cinta.

Siswa SMPN 2 Kota Batu mulanya hanya mencari pengalaman berlaga di Porprov VII Jatim. Apalagi event ini merupakan kali pertamanya Cinta naik ring dan langsung meraih medali emas.

“Gak nyangka karena sebenarnya bisa masuk final saja sudah bersyukur sekali. Karena tidak mudah masuk final, apalagi lawannya itu atlet terbaik Jatim,” tambah Cinta, warga Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

Pertandingan tinju wanita pada Porprov VII Jatim untuk pertama kalinya digelar, merupakan peluang besar bagi Cinta untuk mendapatkan kesempatan emas. Namun saat itu nomor yang dipertandingan hanya senior.

Nomor senior ini mempertandingkan atlet usia 17-21 tahun, sedangkan Cinta baru 13 tahun. Untungnya dua minggu sebelum pertandingan, panitia menggelar rapat. Adanya perubahan syarat umur membuat Cinta bisa mengikuti ajang bergengsi tersebut. Meskipun, dia harus menyertakan surat pernyataan dari orang tua dan pelatih tinju Kota Batu.

“Sebenarnya saya cuma cari pengalaman saja, karena dilihat pelatih ada peluang yang cukup besar,” terang Cinta, Sabtu (9/7/2022).

Cinta menghadapi lawan terberatnya saat berada di babak final. “Lawan terberat dari Ngawi itu langsung ketemu di final. Saat bertanding saya santai saja mengikuti alur,” terang Cinta.

Sementara itu pelatih Tinju Kota Batu, Isnu Randika Putra Ngabalin menambahkan, pada saat final melawan atlet Ngawi, Cinta terlihat sangat tenang bertanding. Bahkan sebelumnya saat semi final, Cinta terlihat jauh grogi ketika melawan atlet Sidoarjo.

“Saat itu kami tidak menargetkan medali, karena sejak awal hanya untuk pengalaman Cinta. Saat final pun bisa dapat perak itu sudah bagus,” terang Randy.

Sejak awal Randy memberikan Cinta motivasi untuk memberikan yang terbaik saat bertanding. Meraih sebuah medali adalah bonus.

“Mainnya sudah bagus rileks, apalagi saat final dengan atlet Ngawi ini gak pernah kalah karena petinju paling senior,” ujar Randy. Randy pun berharap ke depan bisa memberikan yang terbaik untuk Kota Batu.

Sedang beberapa prestasi yang pernah diraih Cinta di antaranya, Medali emas bupati cup Brebes 2017, Medali emas piala KONI Lumajang 2018, Medali perak rookie fight open nasional 2021, dan Medali emas rookie fight open nasional 2022.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru