Kisah Wanita Mati Suri Melihat Pedihnya Siksa Neraka, Bagaimana Pandangan Islam?

Jun 20, 2022 07:52
Ilustrasi seseorang yang mati suri (pixabay)
Ilustrasi seseorang yang mati suri (pixabay)

JATIMTIMES - Kematian pasti akan menghampiri setiap umat manusia. Kematian bisa saja datang setiap saat dan tidak ada satupun manusia yang mengetahui kapan datangnya kematian. Saat malaikat Izroil diperintahkan Allah untuk mencabut nyawa manusia, maka tak akan ada yang bisa dilakukan manusia, apalagi untuk menghalangi. 

Namun ada beberapa kejadian mati suri yang terjadi di dunia ini. Bahkan, saat mengalami mati suri, seseorang ini melihat orang-orang yang disiksa api neraka. Lantas bagaimana kesaksian orang yang mengalami mati suri? Simak informasi yang diolah dari channel Magenta Islam.

Seorang wanita asal Indonesia berinisial AZL mengalami mati suri. Wanita asal Bengkalis, Provinsi Riau tersebut bahkan menceritakan pengalaman mengerikannya saat mati suri. Kala itu wanita tersebut menderita sebuah penyakit, yang kemudian membuat kondisinya drop. Kondisi jantungnya pun kemudian melemah sampai akhirnya ia dinyatakan meninggal dunia. Keluarga dan pihak dokter pun menilai jika wanita tersebut telah meninggal dunia.

Dirinya pun merasakan kematian yang sangat menyakitkan. Ia merasa dadanya seperti ditusuk pedang yang sangat tajam, sampai juga merasa seperti dikuliti hidup-hidup. Kala itu ia juga melihat malaikat yang mencabut nyawanya. Ia melihat seorang berpakaian sorban, memakai pakaian ihram dengan wajah yang hampir sama. 

Lalu ia pun mengalami perjalanan dengan malaikat tersebut. Ia merasa dibawa untuk melihat siksaan penghuni neraka. Penghuni neraka mengalami siksaan yang pedih. Sang wanita melihat seseorang yang memikul beban di pundaknya yang begitu berat. Bahkan untuk berjalan, orang tersebut sampai berdarah-darah, tapi tak pernah sampai tujuan.

Ia juga melihat seorang laki-laki yang kemaluannya dihujam oleh besi panas. Setelah itu, ia juga melihat seorang laki-laki yang dicambuk hingga kulitnya terlepas dari dagingnya. Sampai kemudian, ia kembali berteriak dan kembali merasakan detak jantungnya.

Lantas seperti apa mati suri menurut pandangan Islam?

Dalam Islam, kematian hanyalah sekali. Tak ada yang namanya mati suri atau mereka akan bangkit atau hidup lagi. Mereka yang mati suri mungkin saja mengalami koma, dan Allah pun kemudian memberikan gambaran akhirat agar manusia tersebut bertobat dan mempersiapkan diri
menghadapi kematian yang akan datang.

Hal ini juga disampaikan Ustadz Abdul Somad dalam sebuah kegiatan dakwahnya. "Mati itu mati sekali saja. Adapun mati suri, kata mati di situ untuk membedakan antara atau sama dengan ini mahasiswa palsu, lalu ini mahasiswa atau bukan mahasiswa?, pastinya bukan mahasiswa, tapi memang kayaknya seperti mahasiswa. Begitu juga dengan mati suri, mati itu bukan mati, karena tidak ada orang mati dua kali, itu bisa saja dia koma, bisa dia pingsan. Kalau mati sudah habis mati".

Mereka yang mati dengan beriman kepada Allah SWT, tentunya akan mendapatkan surga. Tetapi sebaliknya, mereka, yang mati sebagai pendusta Allah SWT, akan mendapatkan ganjaran neraka. 

Nabi Idris AS pernah meminta untuk dibawa malaikat ke neraka. Ia melihat berbagai macam siksaan yang diberikan kepada para penghuninya. Para penghuni mendapatkan siksaan apa yang sangat panas. Teriakan-teriakan kesakitan pun terdengar hingga membuat Nabi Idris lemas dan ketakutan.

Panasnya api neraka tidak bisa dibandingkan dengan apapun di dunia ini. Hal inilah yang juga dijelaskan dalam Al-Qur'an. "Jika kamu tidak mampu membuatnya dan (pasti) tidak akan mampu, maka takutlah kamu akan api neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir," (QS Al-Baqarah 24).

Sungguh mengerikan. Kisah ini tentunya dapat memberikan pemahaman kepada kita semua untuk semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Wallahualam Bissawab.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Mati Suripembongkaran tugu kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru