Sambangi ODGJ di Lawang, Rumah Sedekah NU Konsisten Berbagi Berkah

Jun 15, 2022 11:20
Inisiator Rumah Sedekah NU, Nur Shodiq Askandar saat menyalurkan bantuan melalui keluarga Ali Fatah.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Inisiator Rumah Sedekah NU, Nur Shodiq Askandar saat menyalurkan bantuan melalui keluarga Ali Fatah.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Rumah Sedekah NU secara konsisten terus melakukan aksi kemanusiaan. Melalui kegiatan yang bertajuk 'Berbagi Berkah', kali ini Rumah Sedekah NU kembali memberi perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar wilayah Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. 

Dalam kegiatan kali ini, Rumah Sedekah NU juga berkerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Rombongan yang dipimpin Inisiator Rumah Sedekah NU Nur Shodiq Askandar, juga diikuti oleh Ketua umum Rumah Sedekah Hegi Harjoyo, Ketua Harian Rumah Sedekah Agus Susanto, Penasehat Rumah Sedekah Djoni Sudjatmoko, Ketua Bidang Humas Rumah Sedekah Lazuardi Firdaus, Ketua Bidang event Rumah Sedekah Ahmad Iskandar, GM JatimTIMES Heriyanto, Camat Lawang Tito Febrianto, Pendamping Sedekah Masyarakat Indonesia (SEMAIN) Ruwiyanto dan beberapa pihak lainnya. 

Ada dua titik yang disasar Rumah Sedekah NU pada aksi kemanusiaan di Kecamatan Lawang kali ini. Pertama di sekitar Desa Bedali, dan yang kedua ada di Desa Sidoluhur. Di dua tempat ini, rombongan memberikan santunan kepada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). 

Di tempat pertama di Desa Bedali, ODGJ yang bernama Erlin tersebut tinggal bersama anaknya. Namun, saat tim dari Rumah Sedekah datang ke rumahnya, Erlin hanya ditemani kakaknya, yang setiap hari merawatnya. Wanita paruh baya tersebut ternyata juga baru saja menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Lawang. 

Tim Rumah Sedekah NU saat menyerahkan bantuan untuk pelunasan tunggakan BPJS Kesehatan Ali Fatah.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

Sementara itu, santunan langsung diberikan oleh Inisiator Rumah Sedekah NU, Nur Shodiq Askandar. Dan disaksikan oleh Camat Lawang, Tito Fibrianto dan beberapa pihak lain yang turut mendampingi. 

Di lokasi kedua, rombongan menuju ke Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang. Tepatnya, di RT 2, RW 8 Dusun Gunung Tumpuk. Di lokasi ini, Rumah Sedekah NU bersama tim mengunjung seorang pemuda ODGJ, Muhammad Ali Fatah (25). 

Ali Fatah, sapaan akrabnya, tinggal di sebuah ruangan yang cukup sempit di sisi depan rumahnya. Sehari-hari, ia tinggal bersama sang ibu, kakek dan beberapa saudaranya. 

Gangguan jiwa tersebut dialami oleh Ali Fatah sejak sekitar 7 tahun terakhir. Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari sejumlah warga, sebelumnya, saat awal mengalami Gangguan Jiwa, Ali Fatah sempat mengganggu tetangganya.

"Ya kadang ada tetangga yang duduk tiba-tiba dipukul, kadang juga tiba-tiba rumah warga itu dilempar pakai batu. Akhirnya pihak keluarga memutuskan untuk menempatkan Ali Fatah di ruangan tersebut," ujar warga. 

Ali Fatah sebelumnya telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya. Namun, karena beberapa faktor, pihak keluarga merasa keberatan jika Ali fatah dirawat di sana. 

Tim Rumah Sedekah NU saat mengunjungi Ali Fatah di tempat tinggalnya.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

"Itu sesuai Jamkesda nya Kabupaten Malang. Jadi dirawat di RSJ Menur, tapi karena pihak keluarga keberatan, ya mungkin karena jarak juga, akhirnya tidak melanjutkan perawatan ke sana," ujar Camat Lawang Tito Fibrianto. 

Saat ini, Ali Fatah tengah diupayakan untuk mendapat perawatan di Fasilitas kesehatan (faskes) terdekat, seperti melalui Faskes. Di sisi lain, untuk mendapatkan perawatan tersebut, Ali Fatah ternyata memiliki tunggakan BPJS Kesehatan sejak 2019. 

Dalam kesempatan tersebut Rumah Sedekah NU juga memberikan bantuan kepada Ali Fatah. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu pelunasan BPJS Ali Fatah. Tujuannya, agar Ali Fatah bisa mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat. 

"Tentu ini adalah hal patut diapresiasi. Ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Malang dengan lembaga atau organisasi kemasyarakatan yang ada di sekitar lingkungan kita. Tentunya kami mengucapkan terima kasih atas perhatian ini," ujar Tito.

Sementara itu, Ketua Umum Rumah Sedekah NU, Hegi Harjoyo mengatakan bahwa dengan bantuan tersebut, pihaknya berharap bisa meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Dan ia juga berharap agar aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh Rumah Sedekah bisa menginspirasi banyak orang untuk turut berbuat baik. 

"Ya ini tadi kami serahkan, semoga bisa membantu Ali Fatah untuk membayar tunggakan BPJS Kesehatannya sejak tahun 2019. Yang setelah itu, agar yang bersangkutan bisa mendapat perawatan di RS terdekat. Dan semoga ini bisa menginspirasi bagi banyak orang untuk terus berbuat baik," ujarnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Rumah Sedekah NUHidden gemPolda BantenKabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru