Meninggal Husnul Khatimah, Ini Tanda-tandanya seperti Yang Dijelaskan Rasulullah

Jun 07, 2022 09:17
Ilustrasi tanda meninggal husnul khatimah. (tafakkurfiddin)
Ilustrasi tanda meninggal husnul khatimah. (tafakkurfiddin)

JATIMTIMES - Meninggal secara husnul khatimah atau akhir yang baik tentunya menjadi keinginan setiap umat Muslim. 

Namun, mengenai ciri seseorang yang meninggal secara husnul khatimah, masyarakat mempunyai pendapat berbeda-beda. Ada yang berpendapat, seseorang yang meninggal husnul khatimah memiliki wajah yang cerah, tersenyum hingga memiliki aroma yang wangi. 

Diolah dari channel Tafakkur Fiddin, ciri seorang yang meninggal husnul khatimah bisa dilihat kala seseorang tersebut masih hidup. Mulai dari seberapa besar kebaikan terhadap sesama, seberapa besar sumbangsihnya terhadap agama dan bangsa hingga seberapa besar kepeduliannya terhadap keluarga hingga orang-orang di sekitarnya.

Dalam sebuah riwayat, Rasulullah menjelaskan ciri mereka yang husnul khatimah.  Kesaksian tetangga atau kerabat tentang kebaikan seseorang selama hidupnya menjadi ciri seseorang yang meninggal tersebut husnul khatimah. 

Rasulullah bersabda, "Siapa yang telah kalian puji dengan kebaikan, maka telah wajib baginya surga. Dan siapa yang telah kalian telat dengan keburukan, maka telah wajib pula baginya neraka. Kalian adalah syuhada Allah atau para kekasih Allah di muka Bumi. Kalian adalah syuhada Allahi atau para kekasih Allah di muka Bumi" (HR Muslim).

Tanda selanjutnya dari mereka yang husnul khatimah adalah dahinya atau keningnya berkeringat.  Hal ini sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh para imam pengarang Sunan. 

Dari Buraidah bin Hashib RA, dia berada di Khurasan. Lalu, saudaranya kembali kepadanya dalam keadaan sakit sehingga ia sempat menyaksikan kematiannya. Saat saudaranya meninggal dunia, ia melihat keringat keluar dari dahinya, dan dia berkata, "Allahu Akbar. Aku mendengar Rasulullah bersabda, 'meninggalnya seorang Mukmin ditandai dengan keringat di dahinya." (HR Tirmizi, Nasa'i, dan Ibnu Majah). 

Keringat pada dahi seorang Muslim menandakan rasa malu akibat kesalahan saat masih hidup. Kondisi ini berbeda dengan seorang hamba yang tak lagi punya rasa malu atau bersalah. Seperti dijelaskan Abdullah bin Buraidah dari ayahnya, Rasulullah SAW berkata, "Orang beriman meninggal dengan keringat pada alisnya." (HR Tirmidzi). 

Ciri berikutnya seperti yang dijelaskan oleh Rasulullah adalah meninggal dunia pada malam atau hari Jumat. Hal inj sebagaimana hadis yang diriwayatkan Abdullah bin Umar RA: "Dia mendengar bahwa Nabi SAW bersabda, "Tidaklah seorang Muslim meninggal dunia pada hari Jumat atau malamnya, melainkan Allah akan melindunginya dari fitnah siksa kubur," (HR Tirmidzi).

Kemudian, ciri lain adalah mati syahid atau meninggal berperang di jalan Allah. Mereka yang meninggal seperti ini merupakan orang yang tergolong husnul khatimah. Allah SWT berfirman, dalam QS Ali Imran 169, "Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki".

Orang yang meninggal karena menderita sakit menular juga menjadi salah satu tanda orang yang meninggal husnul khatimah. Rasulullah bersabda, "Orang yang mati karena penyakit sampar adalah syahid bagi setiap Muslim". (HR Bukhari). 

Termasuk, seseorang yang mengalami sakit perut dan kemudian meninggal juga digolongkan dalam ciri husnul khatimah. Hal ini pun  diperkuat dengan sabda Rasulullah, "Siapa yang mati karena sakit perut juga syahid," (HR. Muslim).

Ciri selanjutnya adalah mereka yang meninggal karena tenggelam juga masuk dalam golongan mereka yang meninggal husnul khatimah. Mereka tergolong mati syahid. Syahid sendiri terdapat lima hal, yakni karena wabah, perut, karam atau tenggelam, tertimpa tanah runtuh, dan syahid dalam perang di jalan Allah.

 Rasulullah bersabda, "Para syahid itu ada lima, yaitu disebabkan wabah (al-math'un), sakit perut (al-mabthun), karam atau tenggelam (al-ghariq), tertimpa tanah runtuh (shahibul hadm), dan syahid dalam perang di jalan Allah." (HR Bukhari dan Muslim). 

Dan ciri yang terakhir adalah meninggalnya seorang ibu hamil. Rasulullah bersabda, "Seorang wanita yang mati karena hamil adalah syahid." (HR An-Nasai).

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Meninggal husnul khatimahCiri ciri meninggal husnul khatimahkajian islam

Berita Lainnya

Berita

Terbaru