Jembatan Gantung Gladak Perak Masih Ditutup hingga Kini, Ini Alasannya

May 18, 2022 15:42
Jembatan Gantung Gladak Perak Lumajang masih banyak pekerja di bawah tebing. (Foto: Dok. Rizal Sana - Teguh Eko Januari -JatimTimes)
Jembatan Gantung Gladak Perak Lumajang masih banyak pekerja di bawah tebing. (Foto: Dok. Rizal Sana - Teguh Eko Januari -JatimTimes)

JATIMTIMES- Jembatan Gantung Gladak Perak Lumajang yang ditutup sementara sejak Rabu (11/5) lalu karena terimbas longsoran tebing, hingga kini masih belum dibuka. Akses melalui jembatan gantung tersebut ditutup karena tebing masih rawan longsor dan rawan ada reruntuhan batu besar.  

Pejabat pembuat komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur, Probolinggo-Lumajang-Turen Rizal Sanana mengakui akses jembatan tersebut masih belum dibuka hingga kini.  “Rencana mau dibersihkan dulu tebingnya dari batuan lepas,” ujarnya. 

Soal pembersihan tebing dari batuan lepas tersebut, Rizal mengatakan masih belum bisa dilakukan karena masih ada pekerjaan pengujian jembatan. Jika semua sudah tuntas, maka langkah selanjutnya adalah membersihkan tebing dari bebatuan agar tidak jatuh ke jalan sekitar jembatan tersebut.

“Masih ada pekerjaan pengujian jembatan sehingga pembersihan belum dilakukan karena membahayakan pekerja di bawah tebing,” ungkapnya.

Hal senada diungkap Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim Nugroho. Dia mengatakan penutupan tersebut harus diambil karena sering terjadi longsor. Warga Lumajang yang akan menuju Malang atau sebaliknya tetap disarankan melalui jalur utara, yakni melalui Pasuruan. 

“Jalur darurat penghubung Malang-Lumajang di Sungai Curah Kobokan merupakan sungai yang berhulu dari Gunung Semeru. Ini sangat berbahaya, apalagi bagi warga yang tidak paham, karena di jalur ini banjir sering datang tiba-tiba ketika kawasan lereng Semeru diguyur hujan,” jelasnya.   

Namun meskipun sudah dinyatakan ditutup dan dilarang untuk dilintasi, gernyata Jembatan Gantung Geladak Perak masih saja dilalui warga. Padahal petugas sudah memasang papan pengumuman dan pembatas di pertigaan Patung Salak Desa Candipuro. 

Warga setempat menduga karena keterbatasan personel , petugas tidak bisa melakukan pengawasan maksimal sehingga ada saja warga yang nekat melintas atau menerobos penjagaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Makam Jantijembatan gladak perakBerita LumajangLelang jbatan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru