JatimTIMES Peduli

Dua Bocah Difabel Menarik Perhatian Pengunjung Ramayana, Kenapa?

Apr 27, 2022 19:01
Dua anak difabel binaan dari Komunitas Anak Bangsa, Fahira Ayun Rahmatika H (9) dan Sekar (13) menarik perhatian para pengunjung Mal Ramayana, Rabu (27/4/2022)(foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)
Dua anak difabel binaan dari Komunitas Anak Bangsa, Fahira Ayun Rahmatika H (9) dan Sekar (13) menarik perhatian para pengunjung Mal Ramayana, Rabu (27/4/2022)(foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)

JATIMTIMES - Dua anak Difabel binaan dari Komunitas Anak Bangsa, Fahira Ayun Rahmatika H (9) dan Sekar (13) menarik perhatian para pengunjung Mal Ramayana, Rabu (27/4/2022). Sebab, di tengah keterbatasan dan kekurangan yang dimiliki, mereka memiliki kemampuan mengaji dan menyanyi dengan bagus.

Fahira unjuk gigi mengaji. Pelan-pelan, ia dengan fasih dan benar membaca dua surat, yakni surat Al Qadar dan surat Al Baqarah ayat 183-186 hingga tuntas.

Ayat suci Al-Qur'an itu ia lantunkan dengan merdu dan jelas. Hal ini sempat menarik perhatian para pengunjung untuk mendekati sumber suara.

Suwanti, nenek dari Fahira yang merupakan penyandang tunanetra menyampaikan, meski Fahira memiliki kekurangan, namun ia memiliki semangat yang tinggi untuk belajar.

Selain belajar dengan guru mengaji, kemampuan mengaji yang dimiliki  juga merupakan hasil belajar dengan mendengarkan YouTube.  

"Nggak pernah malas anaknya, semangat belajarnya tinggi. Belajar menghafal sampe bisa, mendengarkan dan ditirukan. Dulu juga pernah mewakili provinsi," jelasnya.

Meski memiliki kekurangan, selama ini Fahira tetap memiliki kepercayaan diri yang bagus. Kekurangannya tak membuatnya minder. Hal tersebut justru kian membuatnya belajar dengan keras.

1

Sementara itu, Sekar menunjukkan kelebihannya dengan menyanyi. Lewat lagu berjudul Cinta Sejati yang dinyanyikan oleh Bunga Citra Lestari, ia memperdengarkan suara merdunya.

Rukiati, ibunda dari Sekar mengatakan, sejak kecil Sekar telah belajar mengaji dan menyanyi. Kemampuan menyanyi yang dimiliki juga mengalir seiring Sekar yang juga menyukai Tilawatil Qur'an.

"Lingkungan selalu mendukung untuk belajar," jelasnya.

Kekurangan yang dimiliki, memang membuat Sekar beberapa kali menghadapi bullyan dari temannya. Meskipun awalnya ia sempat merasa menyesali kekurangan, akan tetapi, berjalannya waktu, ia menjadi lebih percaya diri.

"Sekarang lebih bersyukur, lebih bisa menerima kekurangan melihat ada yang lebih kurang," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
anak yatim piatu Malang rayadifabel kota malangpeduli anak yatimbulan suci Ramadan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru