Inspiratif, Sekolah di Malang Ini Syaratkan Siswanya Menulis Buku untuk Kelulusan

Apr 30, 2022 09:20
Ruang Literasi MTs NU Pakis.(Foto: Istimewa).
Ruang Literasi MTs NU Pakis.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Buku merupakan jendela dunia. Peribahasa itu sekiranya yang menyiratkan aktivitas belajar mengajar di MTs NU Pakis. Di sekolah yang beralamat di Jl. Raya Bunut Wetan No.986, Krajan, Bunut Wetan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, siswa dan siswinya diberi kesempatan untuk menuangkan ide kreatif dan buah pikirannya ke dalam sebuah buku. 

Bahkan Kepala MTs NU, Dr Najmah SPd MPd menyampaikan, sekolah yang lahir pada 1967 itu memang sengaja mewajibkan peserta didiknya untuk menghasilkan karya buku. Buku-buku tersebut berupa kumpulan cerita pendek hingga kumpulan puisi. 

Setiap siswa di kelas 8 MTs NU Pakis wajib menghasilkan karya buku. Masing-masing siswa pasti akan menelurkan idenya berupa tulisan cerpen atau puisi dan digabung menjadi buku.

"Itu memang sebagai syarat untuk kelulusan juga di sini. Mereka pun senang. Tulisannya bebas. Bisa kisah mereka selama di sini. Atau hanya sekadar tulisan mengungkapkan cintanya terhadap orang tuanya semua akan tertampung," ujar Najmah.

Yang lebih menarik, karya-karya siswa MTs NU Pakis ini juta telah terdaftar secara resmi dan telah memiliki International Standard Book Number atau ISBN. Bahkan juga telah terdaftar di Perpustakaan Nasional (Perpusnas). 

"Bisa dilihat keasliannya karya-karya siswa kami. Dan mereka bisa merasa bangga bahwa karyanya dianggap," imbuhnya.

Karya siswa-siswi MTs NU Pakis ini juga diabadikan di dalam Ruang Literasi. Sebuah ruangan berukuran 4x2 meter yang memang disediakan pihak sekolah untuk mengabadikan karya tulis siswa dan siswinya. Hingga saat ini, setidaknya sudah ada 200 buku yang berjejer di ruangan ini, ada 24 kurang lebih karya asli siswa-siswi MTS NU.

"Jadi awalnya di sana itu untuk mendisplay buku-buku dari usaha publishing di sini. Tapi ternyata anak-anak MTS NU juga banyak karyanya dan juga dipamerkan di sini," terang dia.

Najmah menjelaskan, dirinya berinisiatif membuat program tersebut dengan maksud untuk memunculkan cara berpikir dan cara mengutarakan ide siswanya sejak dini. 

Menurut dia, cara berpikir adalah suatu hal yang penting saat siswa belajar. Cara berpikir dan mengutarakan ide tersebut pun mampu didapat jika siswa terbiasa untuk membaca dan menulis.

"Karena saya pikir budaya membaca menulis ini memang dasar setiap keilmuan dengan kemampuan anak terbiasa membaca menulis maka secara tidak langsung mengkonstruksi pemikiran dan menenetukan pemilihan," beber dia.

Dengan adanya karya yang diabadikan melalui buku itu pun, menurutnya mampu menumbuhkan kepercayaan diri para siswanya. Terlebih juga dapat mampu melatih mental para siswa saat mengikuti kejuaraan atau kompetisi.

"Kan ini juga kami punya program 100 prestasi satu tahun. Dan dengan karya ini mereka pasti percaya diri. Buktinya sudah ada siswa kami yang ikut lomba karya ilmiah remaja. Itu cukup baik," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
karya buku siswa mts nu pakisDua kali Lebaran setahun

Berita Lainnya

Berita

Terbaru