Viral Tim Polda Metro Jaya Datangi Rumah Terduga Penyerang Polisi saat Demo 11 April, Ibunya Menangis

Apr 14, 2022 20:10
Polisi saat mendatangi rumah terduga pelaku penyerangan kepada anggota polantas di Jakarta. (foto: Twitter)
Polisi saat mendatangi rumah terduga pelaku penyerangan kepada anggota polantas di Jakarta. (foto: Twitter)

JATIMTIMES - Imbas unjuk rasa (unras) 11 April belum usai. Selain menangkap pengeroyok Ade Armando, polisi mendatangi satu per satu terduga pelaku penyerangan terhadap anggota polantas yang sedang bertugas di depan gedung DPR saat deno 11 April. 

Salah satu momen polisi dari Polda Metro Jaya mendatangi rumah pelaku penyerangan terhadap polantas itu viral. Video itu  dibagikan oleh akun bernama @cakbas30814072.

Dalam video tersebut, terlihat ada tiga polisi berpakaian preman masuk ke dalam sebuah rumah. Di ruang tamu, tiga polisi berhadapan dengan seorang pemuda yang duduk di kursi. Sememtara ibu pemuda itu berdiri di pojok.

Salah satu polisi lantas menerangkan maksud kedatangannya. Dia laju menunjukkan HP-nya kepada pemuda itu sambil memgatakan, “Nanti waktu ke Polda Metro Jaya, baju yang dipakai saat demo tolong juga dibawa,”

Di tengah pembicaraan itu, masuk ayah terduga pelaku. Lantas polisi berambut gondrong yang duduk di samping si  pemuda menerangkan kembali maksud kedatangannya. Dia juga menunjukkan surat penangkapan yang disambut tangis oleh ibu oemuda itu.

Terdengar ayah  si pemuda berusaha menenangkan istrinya yang menangis. Polisi juga berusaha menenangkan ibu tersebut.

“Jangan lupa bawa baju yang dipakai demo. Ada di dalam kan? Ya, kami tidak perlu ke dalam dan mengacak-acak. Kooperatif saja dan bawa baju yang dipakai demo ke Polda Metro Jaya,” ujar polisi berbaju kuning.

Tidak ada keterangan siapa nama pemuda yang diduga menyerang  polantas itu. Juga tidak disebutkan di mana  alamat atau tempat si pemuda  didatangi polisi.

Namun, pada video yang banyak beredar, ada seorang pendemo ang mengenakan almamater pada akai unjuk rasa  sengaja merobohkan sepeda motor anggota polantas. Karena tak kuat menahan beban motor yang besar, anggota polantas itu  ikut terjatuh. Saat itu banyak rekan sesama pendemo yang meminta untuk menahan amarah.

Tak hanya itu. Dia juga menendang sepeda motor polantas tersebut. Namun, aksi itu berhasil diredam sesama pendemo.

Orang tua terduga pelaku saat dijelaskan oleh polisi tentang penangkapan kepada anaknya (foto: Twitter)

Pada video yang diunggah @cakbas30814072 di Twitter itu, @cakbas juga menuliskan sebuah caption. “Kalau sudah seperti ini, apa artinya hidup kalian, Bani kadrun..? Membuat ibumu yang mengandung, melahirkan dan membesarkan kamu jadi sedih dan terluka... Masihkah kamu tidak sadar jika jalanmu sesat.?,” bunyi tulisan tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Imbas demo 11 AorilPolda Metro JayaMahasiswa Tuban

Berita Lainnya

Berita

Terbaru