Ustaz Adi HIdayat: Bukan Pukul 3, Inilah Waktu Sahur yang Tepat Menurut Sunah Rasulullah

Apr 05, 2022 12:53
Ilustrasi (Foto: Qazwa)
Ilustrasi (Foto: Qazwa)

JATIMTIMES - Seluruh umat muslim saat ini tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan 1443 Hijriah/ 2022. Biasanya, sebelum melaksanakan sahur, kita disunahkan untuk makan sahur. Hal itu dilakukan agar kita tetap memiliki tenaga dan tidak lemas saat menjalankan puasa seharian. Namun terkadang, sebagian orang malas bangun untuk makan sahur. 

Sehingga ia lebih memilih makan di jam-jam yang seharusnya belum waktunya untuk sahur. Ada beberapa orang yang memilih makan lebih awal yakni pada pukul 2 atau 3 dini hari. Hal itu sudah dianggapnya makan sahur. Namun ternyata, jika kalian makan jam 2 atau jam 3 dini hari itu bukan dinamakan sahur. 

Hal tersebut disampaikan oleh Ustaz Adi Hidayat. Di Indonesia umumnya ada budaya membangunkan sahur dengan musik patrol atau melalui speaker masjid. Peringatan waktu sahur bahkan kadang sudah dimulai sejak pukul 1 atau 2 dini hari. Namun dikutip dari YouTube Generasi Hijrah makna sahur lebih tepatnya ialah segala sesuatu yang dilakukan di waktu sahar.

"Seluruh aktivitas yang dikerjakan di waktu sahar nama aktivitasnya disebut sahur," kata Ustaz Adi Hidayat. 

Jadi sahur itu pekerjaannya atau aktivitasnya yang meliputi makan, baca doa, atau istigfar. Kata Nabi, "Makanlah kalian di waktu sahar. Kalau engkau bisa melakukan ini maka Allah akan melakukan tambahan keberkahan,"

Dengan demikian jelas bahwa makan sahur merupakan aktivitas di waktu sahar yang disunahkan. "Waktu sahur itu kisaran 20 menit - 30 menit menjelang fajar," kata Ustaz Adi Hidayat.

Waktu tersebut sama halnya dengan waktu menjelang subuh. Ustaz Adi Hidayat lantas menjelaskan misalkan subuh pukul 04.36 WIB maka waktu sahur di kisaran 04.06 WIB.

Sehingga jika akan menunaikan makan sahur, maka makan sebelum puasa yang sunah dilakukan adalah 30 menit paling awal sebelum subuh. 

"Jadi kalau jam 3, setengah 3, itu belum sahur. Itu terlalu awal, itu sama hukumnya dengan Anda makan jam 10 malam, jam 11," terang Ustaz Adi Hidayat lagi. 

Alasannya karena Allah SWT akan menambahkan keberkahan, yaitu berupa manfaat dan kebaikan dibandingkan makan lebih awal. Dengan makan di waktu sahar maka energi yang tersimpan juga lebih banyak dibandingkan orang yang sahur lebih awal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Ustaz Adi Hidayatviral pria usia ratusan tahunMakan sahur

Berita Lainnya

Berita

Terbaru