Pujian dan Sorotan terhadap Keputusan Jenderal Andika soal Syarat Penerimaan Prajurit TNI

Mar 31, 2022 19:17
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. (foto: istimewa)
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. (foto: istimewa)

 

JATIMTIMES - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menghapus syarat renang dan tes akademik dalam seleksi penerimaan prajurit TNI tahun 2022. Keputusan tersebut disampaikan Andika ketika memimpin rapat koordinasi penerimaan prajurit tahunTNI 2022.

Dikutip dari unggahan TikTok @bravo.002, akun tersebut menulis caption tentang perubahan syarat seleksi seperti yang disampaikan Jenderal Andika. “Perubahan syarat  seleksi penerimaan prajurit TNI, Tidak ada lagi uji renang & dalam bidang akademik nilai ijazah pendidikan terakhir,” tulisnya.

Dalam unggahan video berdurasi 42 detik itu, Andika menegaskan  perubahan syarat seleksi penerimaan prajurit TNI. “Kenapa? Renang kenapa? Jadi, nomor tiga tidak usah. Karena apa? Kita nggak fair juga ada orang yang tempat tinggalnya jauh, nggak pernah renang. Nanti nggak fair. Sudahlah.” ungkap panglima.

Lebih lanjut Andika menegaskan bahwa tes akademik juga dihapus dari persyaratan penerimaan prajurit TNI. Menurut dia, dalam bidang akademik, nilai ijazah cukup untuk menjadi persyaratan.

“Menurut saya, tes akademik ini sudah. Ambil saja IPK, terus transkripnya. Karena bagi saya yang lebih penting, yaitu tadi ijazahnya saja. Ijazah SMA, itulah akademik mereka. Nggak usah lagi ada tes akademik. Itulah nilai akademik tadi. Ijazahnya tadi. Kalau ada ujian nasional, udah itu lebih akurat lagi. Itulah dia,” ungkapnya.

Selain menghapus tes renang dan tes  akademik, Jenderal Andika juga membuat terobosan soal keturunan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI). Panglima TNI memperbolehkan keturunan anggota PKI ikut tes menjadi prajurit TNI.

Unggahan tersebut pun menuai komentar pro dan kontra dari masyarakat terkait persayaratan yang dihapus  Jenderal Andika. “Kl bisa dipermudah kenapa harus di persulit…..bravo pak jenderal andika….,” tulis akun @keanoalghassani.

@cihui2021 mengatakan: “Setuju. Tes akademik diambil masa SMA termasuk sertifikat yg didapat. Yg penting saat diterima mau dilatih dan patuh utk NKRI yg hebat."

 “Alhamdulilah sujud syukur kupanjatkan padamu yaa Allah. Anakq insya Allah bisa daftar kowad. Keren…..,bravo pak, Indonesia Maju….,” ucap @kikonoahalfard_897214.

 “Waduh pak, keren anda. Smga muncul2 orang sperti beliau ini ya Allah. Renang itu bsa diajarin,” tambah akun @dzikritok23.

Sementara itu, beberapa akun lainnya menanggapi unggahan tersebut dengan pernyataan tidak setuju. @made_in_manurung, misalnya, menulis:  “Menurut saya kalau itu dihilangkan, akan mengurangi kekuatan militer kita saat di medan perang. dan bisa saja kita tidak disegani lagi."

 “Pa….. tolong jangan di 
lemahkan TNI kitaaaaaa… test akademik & renang sya rasa itu penting,” tulis akun @nmuktias.

@ziw_tree menambahkan:  “Gak kebalik ya pak… nilai ijasah bisa di buatt tp keahlian kayak renang pull up dll itu penting..kedisiplinan, konsisten di lht dr sana."

 “Tertulis bisa gak adil pak, bisa aja nilai besar kalau ada uang, tapi kalau praktik langsung itu jelas apa lagi buat negara kia yg jls banyak lautan,” ujar @lindanoviana92.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Panglima TNI Jenderal Andika PerkasaJenderal Andika Perkasadigitalisasi nusantara expoTentara Nasional Indonesia

Berita Lainnya

Berita

Terbaru