Siswa Asal Malang Buat Torehan Gemilang di Ajang Championship Pencak Silat

Mar 22, 2022 19:55
Para Siswa Kabupaten Malang yang Mendapat Medali di Banyuwangi Championship Pencak Silat (Ist)
Para Siswa Kabupaten Malang yang Mendapat Medali di Banyuwangi Championship Pencak Silat (Ist)

JATIMTIMES - 4 siswa asal sekolah Al-Uswah Singosari, Kabupaten Malang  turut mengharumkan nama Bumi Arema.  Hal ini usai para siswa menorehkan juara dalam ajang Championship Pencak Silat di Banyuwangi. 

4 siswa tersebut, yakni Mohammad Salman Mika Amrullah juara 1 kategori usia dini putra-mini, Adzkia Rajwa Pahlevi juara 1 usia dini-A, Ibnu Syddad Abqori Ongko Widjoyo juara 2 usia dini putra-A dan Mohammad Aimar Azka Amrullah mendapat medali perunggu. 

Mohammad Azmi, orangtua dari Mohammad Salman Mika Amrullah menyampaikan rasa bangganya atas capaian yang diraih, khususnya oleh sang putra.  Dijelaskannya, jika ajang ini merupakan ajang atau event besar yang pertama yang diikuti oleh sang anak. 

Persiapan telah dilakukan selama dua tahun di sekolah. Dan istimewanya, baru terjun ke gelanggang kejuaraan, namun capaian prestasi luar biasa telah diperoleh. Sang anak menjuarai kategori usia dini anak berumur 8 tahun, melalui group pencak silat Tapak Suci Jolotundo asal Surabaya.

"Terima kasih, sekolah sudah memfasilitasi anak kami dalam berlatih. Harapan kami, sekolah Al-Uswah Singosari mengeluarkan kontingen secara mandiri. Hal Ini penting, karena bisa mewakili sekolah, bahkan mengharumkan nama Kabupaten Malang di tingkat Jawa Timur, atau nasional,"tuturnya.

Senada dengan Azmi, Randy Reza Pahlevi orang tua dari Adzkia Rajwa Pahlevi juga mendorong pihak sekolah mengeluarkan kontingen secara mandiri. 

" Sekolah kami sudah mendukung dan memfasilitasi, akan tetapi besar harapan kami harus mampu mengeluarkan kontingen secara mandiri," ujarnya. 

Sedangkan, Naning Suci Wulandari selaku orang tua dari Ibnu Syddad Abqori Ongko Widjoyo menyampaikan, terus mendorong dan memotivasi sang anak untuk terus semangat mengikuti event-event besar lainnya. 

" Kami akan terus semangat berlatih dan akan mengikuti kejuaran besar berikutnya. Khususnya di Malang, " tandas wanita berjilbab tersebut. 

Sementara itu, Ketua Event Championship Banyuwangi Pencak silat, Romy Ardiansyah mengatakan, bahwa kejuaraan ini tujuannya memperkenalkan olahraga pencak silat di Indonesia yang masih dianggap sebagai olahraga tradisional dan dianggap sebelah mata. 

Padahal olahraga pencak silat adalah olahraga yang bernilai jual dan bergengsi. 18 kali gelaran event flag dilakukan di Jawa dan Bali. Dan terbukti, jika antusiasnya begitu tinggi, hingga diikuti oleh 2100 peserta dari berbagai daerah, seperti Banyuwangi, Jember, Surabaya, Situbondo, Bandung dan lainnya.

Dalam kejuaraan ini, terdapat beberapa kategori, pesilat pemula yang terdiri dari beberapa kategori, yaitu Pra Usia Dini/SD 8 tahun, Usia Dini/SD 9-10 tahun, Usia Dini/SD 11-12 tahun, Pra Remaja, Remaja, Dewasa dari perguruan silat, sekolah dan pondok pesantren untuk usia dini/SD, pra remaja/SMP/SMA/SMK dan Mahasiswa.

"Eventnya digelar selama dua hari mulai Senin 21 Maret hingga Selasa 22 Maret 2022," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Pencak SilatBerita Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru