Pelaksanaan Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kelompok 73 Gelombang 02 di Desa Baledono, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur yang berjalan kurang lebih selama 21 hari atau 3 minggu. Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) UMM ini diarahkan dan didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Fitrian Aprilianto, S.E., M.E., yang selalu memberikan nasihat serta saran kepada kelompok 73 mengenai program kerja dan teknis pelaksaan selama kegiatan PMM berlangsung.
Kegiatan Pemasangan Petunjuk Arah di Wisata Air Terjun Tundo Pitu
Perjalanan menuju Air Terjun Tundo Pitu memakan waktu kurang lebih sekitar 45 menit, dengan jarak tempuh sekita 1 KM, jalan yang dilalui merupakan jalan setapak yang hanya dapat dilewati oleh pejalan kaki. Jalan yang tersedia sudah sangat baik dan bagus, namun kondisi jalan yang berada di antara perbukitan membuatnya sedikit curam. Perjalanan menuju air terjun ini juga semakin indah ditambah pemandangan alam yang masih alami dan bersih, masyarakat serta pengujung diharuskan membawa sampah kembali ke pintu masuk agar keasrian kondisi alam di sekitar Air Terjun Tundo Pitu tetap terjaga.
Langkah pertama yang dilakukan kelompok dalam pembuatan petunjuk arah bertujuan untuk memberi informasi kepada wisatawan dan mengingatkan akan pentinya menjaga kebersihan. Selai itu dalam pembuatan petunjuk arah, dilakukan juga pembuatan tulisan “PMM UMM *22” sebagai bentuk atau tanda bahwa lokasi tersebut telah dikembangan oleh mahasiswa Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tahun 2022 yang bekerja sama dengan Pemerintah Desa Baledono.
Selanjutnya dengan melakukan pembersihan di sekitar Air Terjun Tundo Pitu, hal ini bertujuan untuk membersihkan lingkungan wisata dari adanya sampah yang ditinggal pengunjung maupun yang terbawa oleh arus air dari atas. Karena pandemi Covid-19 lingkungan disekitar air terjun kurang terawat sehingga sampah-sampah tetap ada. Hasil pembersihan ini dapat dilihat lingkungan yang ada menjadi bersih, ini menunjukkan bahwa kebersihan lingkungan perlu dijaga dan dilestarikan, tingkat kesadaran masyarakat juga perlu ditingkatkan untuk menjaga lingkungan yang bersih.
Kegiatan terakhir yang dilakukan yaitu melakukan pemasangan banner dan pemberian tempat sampah dilokasi pintu masuk Air Terjun Tundo Pitu. Banner ini ditujukan untuk memberikan informasi kepada masyarakat yang melintasi Jl. Raya Bromo, dimana jalan ini merupakan akses menuju tempat wisata Gunung Bromo yang dikelola oleh Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Keberadaan banner dari mahasiswa ini mampu menunjukkan kepada wisatawan bahwasannya jalan menuju Gunung Bromo terdapat wisata lain yang dapat dikunjungi yaitu Air Terjun Tundo Pitu. Pada Pintu masuk air terjun juga terdapat salah satu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yaitu warung kopi/warung Puncak Seven, tempat ini dapat dimanfaatkan untuk beristirahat setelah melakukan setengah perjalanan dari Pusat Kota Pasuruan.
Tempat sampah juga diberikan di pintu masuk Wisata Air Terjun Tundo Pitu sebagai salah stau kepedulian Mahasiswa PMM UMM Kelompok 73 Gelombang 02 terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan di sekitar tempat wisata. Tempat sampah ini dikhususkan untuk para pengunjung agar selalu membuang sampah pada tempatnya demi menjaga kebersihan lingkungan, pengunjung yang menuju air terjun harus membawa sampahnya naik dan membuang pada tempat sampah yang telah disediakan. Harapannya dengan adanya tempat sampah ini dapat meningkatkan kesadaran para wisatawan yang sedang berkunjung.


