Deretan Lagu Indonesia yang Populer di Uni Soviet dan Dinyanyikan dalam Bahasa Rusia

Mar 15, 2022 08:16
Kedekatan Presiden pertama RI Soekarno dengan Presiden Uni Soviet Nikita Sergeyevich Khrushchev. (Foto: Istimewa)
Kedekatan Presiden pertama RI Soekarno dengan Presiden Uni Soviet Nikita Sergeyevich Khrushchev. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Di tengah peperangan yang terjadi antara Rusia dengan Ukraina dan peran Indonesia sebagai negara bebas aktif, ternyata Indonesia memiliki hubungan serta sejarah baik dengan Rusia yang  dulu masih bernama Uni Soviet.

Hal itu berkaitan dengan lagu-lagu Indonesia yang dinyanyikan kembali oleh para penyanyi di Uni Soviet. Tentu saja lagu Indonesia sudah diubah menggunakan bahasa Rusia. Lagu-lagu Indonesia itu populer sekitar tahun 1950-1960.

Setidaknya terdapat enam lagu populer Indonesia dengan menggunakan bahasa Rusia yang berhasil dirangkum melalui akun TikTok @kwa_yichen7 oleh JatimTIMES.com.

1. Lagu Rayuan Pulau Kelapa

Lagu kebangsaan yang diciptakan oleh komponis ternama Indonesia Ismail Marzuki ini dulu juga digunakan sebagai lagu penutup siaran TVRI pada zaman Orde Baru.

Lirik dalam lagu Rayuan Pulau Kelapa ini berisi keindahan alam Indonesia. Yakni seputar keindahan flora, kepulauan, dan pantainya.

 Lagu ini populer pada tahun 1940-1950-an. Rayuan Pulau Kelapa juga mengandung unsur nilai estetika sebagai nilai-nilai keindahan dalam lagu yang tidak dapat dilihat, tetapi didengar, dijiwai dan dihayati.

Rekaman lagu Rayuan Pulau Kelapa dibuat oleh Gordon Tobing dan populer di Uni soviet sekitar tahun 1950. Lagu itu sangat populer di kalangan orang Rusia, kemudian diaransemen oleh komposer  Uni Soviet Vitaly Geviksman. Lalu dibawakan dalam bahasa Rusia oleh penyanyi Maya Golovnya dan Kristina Kristalinskaya.

2. Lagu Keroncong Sapu Tangan

Lagu keroncong Sapu Tangan merupakan salah satu karya dari maestro keroncong Indonesia Gesang Martohartono atau yang akrab disapa Gesang. Lagu ini populer pada era kemerdekaan Indonesia dan sempat dinyanyikan lagi hingga dibuat klip video oleh penyanyi keroncong perempuan Indonesia Sundari Soekotjo dengan bintang tamu istimewa Gesang sekitar tahun 2005.

Lagu keroncong Sapu Tangan  rupanya juga populer di Uni Soviet sekitar tahun 1950-1960. Lalu lagu tersebut diaransemen dan dinyanyikan kembali dalam bahasa Rusia oleh penyanyi Maya Golavnya.

3. Lagu Bengawan Solo

Bengawan Solo adalah satu lagu keroncong yang fenomenal dan terkenal sebagai trademark dari maestro keroncong Indonesia Gesang Martohartono atau yang akrab disapa Gesang. Lagu Bengawan Solo ini diciptakan sekitar tahun 1940 ketika Gesang berusia 23 tahun. Kemudian lagu keroncong ternama ini terkenal di Asia semenjak diperkenalkan oleh tentara Jepang.

Pada tahun 1950-1960 an lagu Bengawan Solo juga populer di Uni Soviet. Lalu diaransemen dan dinyanyikan kembali dalam bahasa Rusia oleh Nina Postanichevna dan dalam bahasa Indonesia oleh Gleb Romanov.

4. Lagu Ayo Mama

Ayo Mama adalah lagu daerah yang berasal dari Kota Ambon, Provinsi Maluku. Lagu yang diciptakan Huang Hulian ini menceritakan kisah seorang anak yang beranjak dewasa tapi takut dimarahi oleh sang ibu karena ketahuan pacaran.

Namun, lagu Ayo Mama  belum bisa masuk dalam daftar lagu Indonesia karena terkendala  kewarganegaraan penciptanya.  Akhirnya, sekitar tahun 1967, Huang Hulian bersama keluarganya kembali ke Guangzhou, China.

Lagu Ayo Mama ini pun juga populer di wilayah Uni Soviet sekitar tahun 1950-1960. Lalu diaransemen dan dinyanyikan kembali dalam bahasa Rusia oleh penyanyi Yuri Yakushev.

5. Lagu Jikalau Kau Tersenyum

Selanjutnya ada lagu Jikalau Kau Tersenyum karya komposer ternama Amin Usman. Amin Usman merupakan pimpinan Orkes Lima Serama yang terkenal kiprahnya di dunia musik sekitar tahun 1950. 

Amin pun terkenal menghasilkan berbagai macam lagu. Salah satunya berjudul Jikalau Kau Tersenyum.

Lagu Jikalau Kau Tersenyum ini juga populer di Uni Soviet sekitar tahun 1950-1960. Lalu diaransemen dan dinyanyikan kembali dalam bahasa Rusia oleh Yuri Yakushev.

6. Lagu Naik Delman

Lagu Naik Delman merupakan karya maestro musik Saridjah Bintang Soedibjo atau yang akrab disapa Ibu Sud sekitar tahun 1936. Lagu ini lahir dari pantauan Ibu Sud di kota kelahirannya, yakni Sukabumi, yang banyak delman.

Lagu Naik Delman awalnya juga populer di Uni Soviet sekitar tahun 1950-1960 dan diaransemen serta dinyanyikan kembali dalam bahasa Rusia oleh Rubina Kalantaryan. Ternyata hingga saat ini, lagu Naik Delman juga masih diajarkan di sekolah-sekolah Rusia dan Ukraina yang dikenal sebagai "Lagu Rakyat Indonesia".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Lagu IndonesiarusiaUkrainaLagu Indonesa populer di luar negeri

Berita Lainnya

Berita

Terbaru