Ada Perempuan Sulit Hamil, Benarkah Diganggu Ummu Shibyan?

Feb 16, 2022 20:09
Ilustrasi Ummu Shibyan (tanahnusantara)
Ilustrasi Ummu Shibyan (tanahnusantara)

JATIMTIMES - Kehadiran buah hati bagi pasangan yang telah menikah, tentunya menjadi dambaan dan kebahagiaan tersendiri. Akan tetapi, tak semua pasangan beruntung langsung mendapatkan buah hati, bahkan ada juga mereka yang sampai mandul dan tidak bisa memiliki keturunan.

Namun benarkah, salah satu faktor kemandulan seseorang tersebut bisa saja disebabkan oleh ulah jin? Benarkah jin sesakit itu? mari simak ulasannya ini yang diolah dari Islam Populer.

Mereka yang keguguran atau tak bisa memiliki keturunan, dulunya sering dikaitkan dengan Ummu Shibyan. Ummu Shibyan merupakan kaum jin betina yang suka menganggu bayi, anak serta wanita hamil. 

Sebab itulah, ketika seorang anak baru lahir, maka haruslah diadzankan terlebih dahulu agar tak diikuti oleh jin ini. Jin Ummu Shibyan, memiliki wajah yang mengerikan dengan mata besar dan berjalan di dinding seperti halnya cicak. 

Ummu Shibyan dikabarkan dapat mengikat rahim wanita dan bahkan membunuh janin yang masih ada dalam kandungan. Seperti dalam sebuah kisah jin Ummu Shibyan dengan Nabi Sulaiman AS. 

Karenanya, para ulama menyarankan agar para orang tua, anak dan perempuan yang tengah hamil untuk melindungi diri mereka dengan bacaan Al-Qur'an. Salah satunya adalah dengan membacakan ayat kursi dan tiga surah seperti surat An-Nas, Al Falaq dan Al Ikhlas, lalu meniupkan pada ubun-ubun bayi sampai berhenti menangis.

Namun kehadiran Ummu Shibyan masih menjadi polemik. Orang-orang terdahulu masih banyak yang mempercayai, akan tetapi para ulama meragukan hal tersebut. Dalam Islam memang sebagai manusia harus meyakini adanya mahluk gaib. Akan tetapi, menetapkan sesuatu, seperti adanya Ummu Shibyan harus terdapat dan didasari dalil dari Al-Qur'an atau hadist yang sahih.

Hal ini penting dipahami. Sebab, ketika seseorang telah menteladani dan menerapkan sebuah akidah, tanpa didasari wahyu, maka apa yang diyakini menjadi kurafat dan kebatilan yang harus diingkari. Diriwayatkan Yahya Ibnul Ala' dari Marwa bin Salim, dari Thalhah bin Ubaidillah, dari Al Hasan bin Ali, Rasulullah SAW bersabda, "barangsiapa yang dikarunia seorang anak. Lalu mengadzani pada telingga kanannya, dan beriqomat pada telinga kirinya, niscaya anak itu tidak akan dimudhorotkan (dibahayakan) oleh Ummu Shibyan".

Hadis ini dibawakan Al Haitsami dalam Al Maj'ma, seraya berkata, "Diriwayatkan oleh Abu Ya'la, di dalamnya terdapat seorang rawi bernama Marwan bin Salim Al Ghifari, sedang ia itu matrik (ditinggalkan karena kedutaannya)".

Musnad Abu Ya'la dalam Takhrij Musnad Abu Ya'la, bahwasanya hadis tersebut rusak dan Yahya Ibnul Ala tertuduh sebagai seorang pendusta. Hal ini juga diperkuat ahli hadis dari Syam dalam kitab Adh Dhaifah. Syaikh Muhammad Nazaruddin Al Albani Rahimahullah. 

"Aku katakan, (sanad) hadis ini adalah maudhu (palsu). Yahya bin Al-Alaa' dan Marwan bin Salim, keduanya telah memalsukan hadis ini".

Syaikh Abdul Aziz bin Baz, dalam Fatawa Nur Ala Ad Darb, juga menyatakan, "perkara-perkara yang dinyatakan oleh manusia ini tentang Ummu Shibyan, semuanya tidak ada dasarnya dan tidak teranggap. Ia hanyalah khurafat kaum awam dan mereka mengklaim dan menyangka bahwa Ummu Shibyan adalah jin wanita bersama anak-anak kecil. Semuanya ini tidak ada dasarnya. Demikian pula halnya cerita yang mereka sandarkan kepada Nabi Sulaiman (tentang perjumpaannya dengan Ummu Shibyan) tidak ada dasarnya dan tidak teranggap, serta tidak boleh dijadikan sandaran".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
empat jin pengganggu manusiajin pengganggu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru