Kasus Covid-19 Tinggi, Kegiatan Belajar Mengajar di Kabupaten Malang Diperketat

Feb 10, 2022 20:38
Ilustrasi kegiatan belajar mengajar dengan prokes.(Foto: Istimewa).
Ilustrasi kegiatan belajar mengajar dengan prokes.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Sistem pembelajaran di Kabupaten Malang kembali diperketat. Baik di tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) atau Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pengetatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas meningkatnya kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Malang beberapa waktu terakhir ini. 

Bahkan, dari informasi yang dihimpun, hal tersebut juga menyusul dari hasil penelitian Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), yang menyebut bahwa jumlah kasus Covid-19 pada anak meningkat hingga 300 persen. Dan sebagai bentuk antisipasi, proses belajar mengajar kembali diperketat. 

"Tentu sudah ada tindak lanjut dari Pemkab Malang. Terutama untuk memperketat proses belajar di tingkat PAUD, TK dan SD. Kemarin kan sudah PTM, sekarang dikurangi," ujar Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Malang, Suwadji, Kamis (10/2/2022).

Bahkan Suwadji menyebut, sekolah yang terjadi peningkatan kasus aktif Covid-19 yang cukup tinggi, terpaksa ditutup sementara. Namun dirinya belum memastikan, apakah di Kabupaten Malang sudah ada sekolah yang ditutup sementara karena ada peningkatan kasus yang signifikan. 

"Kalau tidak salah di Sumberpucung. Ada sekolah SD, ya ada siswanya yang terkena. Entah dari sekolah atau dari luar," imbuh Suwadji.

Sementara itu, Bupati Malang HM Sanusi menyebutkan bahwa pada prinsipnya, pembelajaran tatap muka di Kabupaten Malang masih berpedoman pada aturan yang melekat pada penerapan PPKM Level 2 di Kabupaten Malang. Yakni hanya diperbolehkan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) sebesar 50 persen dari total kapasitas. 

"Pendidikan dibatasi 50 persen. Aturannya seperti itu kita ikuti. Kalau sekolah mau meliburkan (daring) boleh, tapi kalau menambah kapasitas tidak boleh. Masuk 75 persen jelas tidak boleh," ujar Sanusi. 

Dirinya menegaskan, bahwa hal tersebut berlaku bagi semua lembaga pendidikan di Kabupaten Malang. Sementara itu, sebagai informasi, saat ini jumlah kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Malang terus meningkat. Data dari Dinkes Kabupaten Malang, saat ini ada sebanyak 959 kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Malang. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
pembelajaran tatap mukaptm kabupaten malangKabupaten MalangBupati Malang HM SanusiKasus Covid 19kasus covid 19 di Kabupaten MalangBerita MalangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru