Kayutangan Heritage Mulai Ramai Dikunjungi, Dishub Kota Malang Siapkan Beberapa Skema Parkir

Jan 14, 2022 16:39
Kawasan parkiran mobil di Jalan Jenderal Basuki Rahmat atau kawasan Kayutangan Heritage, Jumat (14/1/2022). (Foto: Tubagus Achmad/ JatimTIMES)
Kawasan parkiran mobil di Jalan Jenderal Basuki Rahmat atau kawasan Kayutangan Heritage, Jumat (14/1/2022). (Foto: Tubagus Achmad/ JatimTIMES)

JATIMTIMES - Kawasan Kayutangan Heritage yang terletak di Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Kota Malang mulai ramai pengunjung. Untuk mengantisipasi kurangnya lahan parkir kendaraan bermotor, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menyiapkan beberapa skema tempat parkir. 

Kepala Bidang Parkir Dishub Kota Malang Mustaqim Jaya mengatakan, saat ini masih diperbolehkan parkir di sekitaran Kayutangan Heritage. Hal itu dilakukan karena kantong parkir belum siap untuk saat ini, serta untuk menghambat laju kendaraan agar tidak terlalu kencang. 

"Nanti kalau seandainya di situ penuh, bisa digeser kan ke Pertokoan Kayutangan depannya patung Chairil Anwar," ungkap Mustaqim kepada JatimTIMES.com, Jumat (14/1/2022). 

Pertokoan Kayutangan.

Untuk Pertokoan Kayutangan rencananya digunakan, jika lahan parkir di sepanjang Jalan Basuki Rahmat telah penuh dengan kendaraan. 

Nantinya, jika di kawasan pertokoan Kayutangan telah penuh dengan kendaraan yang parkir, pihaknya akan mulai mempersiapkan kawasan Taman Wisata Rakyat (Tawira) yang berada di belakang Balai Kota Malang untuk tempat parkir kendaraan para pengunjung Kayutangan Heritage. 

"Kan kalau sore atau malam sepi ya parkiran mobil, nanti dimasukkan ke sana sambil menunggu (Bus) Macito (Malang City Tour) bisa beroperasi, nanti Macito nya stand by di Tawira," ujar Mustaqim. 

Skema ke depan, pengunjung yang parkir di Tawira rencananya akan disiapkan Bus Macito untuk menuju kawasan Kayutangan Heritage. Disiapkannya Bus Macito juga bertujuan untuk menambah daya tarik pengunjung melakukan swafoto. 

"Nanti dia (Bus Macito) putar ke Kayutangan, masuk lagi ke Mojopahit, masuk ke Tawira lagi," imbuh Mustaqim.

Taman Wisata Rakyat Kota Malang.

Sedangkan rencana ke depan untuk parkir sepeda motor para pengunjung Kayutangan Heritage dapat diparkir di parkiran vertikal yang terletak di belakang kawasan pertokoan Kayutangan. Di mana saat ini, bangunan sebelumnya telah dirobohkan untuk disiapkan menjadi tempat parkir vertikal. 

"Ke depan itu dibangun gedung parkir, baru kita bisa bebaskan semua parkir di Kayutangan itu diarahkan ke sana (parkiran vertikal)," kata Mustaqim. 

Untuk pembangunan tempat parkir vertikal, pihaknya belum mengetahui secara pasti. Namun, kata Mustaqim untuk tahun 2022 ini sementara belum ada rencana pembangunan tempat parkir vertikal. "Itu tanah masih dikosongkan. Ya kalau tahun ini belum ada rencana untuk dibangun. Kemungkinan tahun depan paling," ujar Mustaqim. 

Sementara itu, sebelumnya Kepala Dishub Kota Malang Heru Mulyono sempat menyatakan wacana pengalihan tempat parkir di kawasan Kayutangan Heritage menuju kawasan Stadion Gajayana. 

Namun, hal itu diluruskan oleh Mustaqim bahwa penempatan kawasan Stadion Gajayana terlalu jauh untuk tempat parkir pengunjung Kayutangan Heritage. "Nggak, kalau Stadion Gajayana terlalu jauh, kasihan pengunjungnya. Nanti kita arahkan ke Tawira saja," pungkas Mustaqim. 

Topik
Kayutangan Heritagekayutangan heritage malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru