Takjub, Kisah Jin yang Pertama Kali Mendengar Al-Qur'an

Dec 20, 2021 10:05
Ilustrasi jin yang pertama kali mendengar Al-Qur'an (Ist)
Ilustrasi jin yang pertama kali mendengar Al-Qur'an (Ist)

JATIMTIMES - Kisah sekumpulan jin yang pertama kali mendengarkan Al Qur'an, diabadikan dalam Surat Al Jinn yang terdiri dari 28 ayat ataupun tergolong dalam surat makiyyah. Dinamai Al Jinn, diambil dari perkataan ayat pertama dalam surat Al Jinn.

Artinya, "Katakanlah (Muhammad), 'telah diwahyukan kepadaku bahwa sekumpulan jin telah mendengarkan (bacaan),' lalu mereka berkata, 'kami telah mendengarkan bacaan yang menakjubkan (Al Qur'an)'".

Dikisahkan dari Channel Tafakkur Fiddin, sebelum Rasulullah diutus menjadi nabi, bangsa jin kerap mencuri kabar dari langit untuk kemudian membohongi manusia lewat lisan para dukun.

Setelah Al-Qur'an diturunkan kepada Rasulullah, para jin kemudian mencoba mencari tahu Wahyu yang diturunkan itu. Mereka penasaran ingin mengetahui isi Al-Qur'an. Merekapun kemudian berpencar ke penjuru bumi untuk mendengarkan bacaan Al-Qur'an tersebut.

Suatu ketika Rasulullah bersama para sahabat akan melakukan salat subuh, para jin kemudian sempat mendengarkan lantunan ayat-ayat Al-Qur'an yang membuatnya takjub. Mereka tak pernah mendengar untaian kata seindah itu. 

"Demi Allah, inilah yang telah menghalangi kita dari mendengar berita-berita langit!" Sahut mereka satu sama lain. Merekapun kemudian kembali ke kaumnya. "Kami telah mendengarkan bacaan yang menakjubkan," ucapkan kepada pemimpin kaumnya.

Setelah itu turunlah Wahyu Surat Al Jinn ayat 1 kepada Nabi Muhammad. Dijelaskan dalam Shahih Muslim, Rasulullah berdiri dan membaca Al-Qur'an, iblis melihat pintu-pintu langit ditutup dan tidak bisa lagi ditembus oleh pasukannya.

Iblis berkata, "apa yang telah terjadi di barat dan timur sehingga kita tidak bisa lagi menembus langit?". Dan ketika mereka mencari ke barat dan timur mereka melihat cahaya dari Rasulullah yang sedang berdoa dan membaca Al-Qur'an.

Cahaya tersebut kemudian membuat jin mendengarkan bacaan itu dan kemudian mereka beriman. Dalam tafsir Ibnu Katsir diceritakan, bahwa saat itu ada beberapa jin yang diperintahkan iblis untuk melihat apa yang terjadi. 

Dan ketika beberapa jin menjalankan tugas yang diberikan iblis, mereka justru beriman kepada Nabi Muhammad. Pera jin tersebut kemudian ingin mendengarkan kerinduan dari jiwa suci kepada Allah dengan getaran iman. Raja jin pun masuk Islam berkat suara indah Rasulullah.

Sementara pendapat Ibnu Jauzi Rahimmahullah dalam kitabnya Shifat Ash Shafwah, punya kisah lain dari sebab turunnya ayat itu. Dari Sahal bin Abdillah, beliau berkata, "suatu hari, aku (Sahal) berada di pemukiman yang dulunya ditempati kaum 'Ad. Tiba-tiba aku melihat perkampungan di permukaan tanah lapang yang berlubang. Di sana terdapat istana megah yang terbuat dari batu yang atap dan pintunya berlubang titik aku melihat di lubang tersebut banyak bermukim. Karena penasaran, aku memutuskan untuk masuk ke istana guna melihat sesuatu di dalamnya.

Tak lama,aku melihat seorang tua yang berbadan sangat besar memakai jubah dari wol yang sangat lembut. Ia tengah melaksanakan salat menghadap Ka'bah. 

Aku tidak terlalu kaget dengan besar badannya, tapi aku lebih kaget dengan apa yang dipakainya. Betapa lembut wol  tersebut terlihat di hadapanku. Lantas aku memberi salam padanya, dan ia pun menjawab salamku.

"wahai Sahal, sesungguhnya bukan badan yang membuat pakaian seseorang lusuh. Tetapi, yang membuatnya lusuh dan usang adalah uap-uap dosa dan makanan haram. Sesungguhnya jubah ini telah melekat di tubuh saya selama 700 tahun. Dan dengan jumlah ini aku telah bertemu dengan Nabi Isa dan Nabi Muhammad titik saya beriman kepada keduanya,"ucap orang tadi seakan tahu isi benak Sahal.

"Siapa engkau?" Tanya Sahal. Ia adalah tim yang diturunkan ayat Al Jinj ayat 1," jawab orang tadi.

Topik
kisah jinNabi Muhammad SAW

Berita Lainnya

Berita

Terbaru