Pabrik Karet di Kota Malang Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 300 Juta

Dec 10, 2021 19:57
Petugas UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang saat berusaha memadamkan titik api di Pabrik Karet yang berada di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jumat (10/12/2021). (Foto: UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang for JatimTIMES)
Petugas UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang saat berusaha memadamkan titik api di Pabrik Karet yang berada di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jumat (10/12/2021). (Foto: UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Menjelang akhir 2021, peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kota Malang. Kali ini sebuah Pabrik Karet yang berada di Jalan LA Sucipto Nomor 24, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang mengalami kebakaran di beberapa bangunannya. Akibatnya insiden tersebut, kerugian ditaksir hingga ratusan juta.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang Muhammad Teguh Budi Wibowo mengatakan, informasi masuk terkait kebakaran Pabrik Karet tersebut pada hari Jumat (10/12/2021) sekitar pukul 16.21 WIB. 

Setelah menerima informasi tersebut, enam unit mobil pemadam beserta 20 orang personel dikerahkan menuju sumber api yang harus segera dipadamkan. Dengan jarak 7 kilometer, petugas berangkat sekitar pukul 16.25 WIB dan sampai di titik lokasi sekitar pukul 16.35 WIB. 

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, hanya kerugian material sekitar Rp 300 juta," ungkap Teguh kepada JatimTIMES.com, Jumat (10/12/2021). 

Dengan penggunaan air sebanyak 30 ribu liter, 20 personel Pemadam Kebakaran berhasil memadamkan titik api yang menjalar di bagian Pabrik Karet dengan membutuhkan waktu 85 menit. Di mana area tersebut memiliki luas 15 x 5 meter. 

Lebih lanjut Teguh menyampaikan, penyebab kebakaran pada Pabrik Karet tersebut dikarenakan korsleting listrik dan suhu oven yang terlalu panas melebihi batas normal. 

"Kalau tadi kita lihat kemungkinan penyebab kebakaran karena korsleting listrik di kabel-kabel mesin itu, untuk detailnya nanti tim Inafis yang menyampaikan," terang Teguh. 

Sementara itu, untuk pemadaman di salah satu bagian Pabrik Karet tersebut, petugas tidak mendapatkan kesulitan yang berarti. Hanya saja akses jalan yang kecil dan aktivitas lalu lalang warga membuat akses sedikit terhambat.

"Tadi nggak terlalu sulit ya, tapi untuk  mengakses titik api aksesnya agak menyempit dan gelap," kata Teguh.

Lebih lanjut, meskipun tadi di beberapa kawasan Kota Malang sedang hujan deras, namun air hujan tidak terlalu membantu dalam pemadaman. Karena titik api berada di dalam Pabrik Karet dan pada saat kebakaran terjadi, kawasan Jalan LA Sucipto tidak hujan deras. 

"Hanya gerimis rintik-rintik saja tadi mas dan yang terbakar kan didalam," pungkas Teguh.

Topik
peristiwa kebakaranpabrik karetKota MalangInsiden kebakaranBerita MalangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru