Selain Semeru, Deretan Gunung Api di Jawa Timur ini juga Masih Aktif

Dec 05, 2021 19:13
Gunung Bromo dan Gunung Semeru yang berada di kawasan TNBTS.(Foto: Istimewa).
Gunung Bromo dan Gunung Semeru yang berada di kawasan TNBTS.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES- Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang yang meletus dan menyebabkan 13 orang meninggal dan ribuan orang mengungsi pada Sabtu (4/12/2021) lalu, bukan satu-satunya gunung berapi di Jawa Timur. Terdapat sejumlah gunung berapi aktif lainnya di wilayah Jatim.

Deretan gunung berapi yang saat ini masih aktif itu, antara lain: 

1. Gunung Kelud

Gunung api yang secara administratif berlokasi di Kabupaten Kediri tersebut hingga saat ini masih aktif. Dikutip dari laman magma.esdm.go.id, Tingkat Aktivitas Gunung api Kelud Level I (Normal).

Gunung Kelud. (Foto: Istimewa).

Berdasarkan pemantauan pada Sabtu (4/12/2021), gunung yang memiliki ketinggian 1.731 mdpl ini terjadi 1 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 2 mm, S-P 0.65 detik dan lama gempa 9.05 detik. Selain itu juga terjadi 1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 8 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 225 detik.

2. Gunung Bromo

Gunung yang berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ini menjadi salah satu gunung yang tersohor di kalangan wisatawan dari seluruh penjuru negeri bahkan mancanegara. 

Gunung Bromo. (Foto: Istimewa).

Gunung yang memiliki ketinggian 2.329 mdpl ini pun hingga saat ini juga masih aktif. Bahkan, kawahnya juga menjadi salah satu atraksi yang menarik wisatawan. Terlebih saat digelar acara adat masyarakat Tengger yakni Upacara Kasada. 

Dilansir dari laman magma.esdm.go.id, gunung, pada Sabtu (4/12/2021), Gunung Bromo mengalami 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 0.5-1 mm, dominan 1 mm.

Tingkat Aktivitas Gunungapi Bromo Level II (Waspada). Masyarakat yang ada di sekitar Gunung Bromo diimbau untuk tidak memasuki kawasan dalam radius 1 km dari kawah aktif Gunung Bromo. Selain itu, pedagang, wisatawan, pendaki, dan pengelola wisata Gunung Bromo agar mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba - tiba dan tanpa didahului oleh gejala-gejala vulkanik yang jelas.

3. Gunung Lemongan

Gunung ini secara administratif berada di Kabupaten Lumajang, dengan ketinggian 1.651 mdpl. Berdasarkan laporan dari pemantauan pada Sabtu (4/12/2021), cuaca yang terjadi di gunung ini mendung hingga hujan, angin lemah ke arah utara. Suhu udara sekitar 20-30°C. Gunung api tertutup Kabut 0-II hingga tertutup Kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.

Gunung Lemongan.(Foto: Istimewa)

Meskipun aktivitas gunung ini terpantau pada status normal dan tidak terjadi gempa dalam kurun 24bjam terakhir, masyarakat maupun pendaki diimbau untuk tidak turun dan mendekati dasar kawah Gunung Lemongan, apalagi sampai menginap. 

Dan hingga saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Pemerintah Provinsi Jawa Timur tetap melakukan koordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) atau melalui Pos Pengamatan Gunungapi Lamongan di Desa Tegal Randu, Kecamatan Klakah, Lumajang, tentang aktivitas Gunung Api Lemongan.

4. Gunung Raung

Gunung setinggi 3.332 mdpl ini secara administratif terletak di Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso. Dari pengamatan per 24 jam pada Sabtu (4/12/2021) lalu, gunung ini terjadi 2 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 14-18 mm, S-P 35-65 detik dan lama gempa 133-162 detik dan 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 0.5-7 mm, dominan 0.5 mm.

Gunung Raung. (Foto: Istimewa).

Masyarakat dan wisatawan juga diimbau untuk tidak turun ke dasar kawah atau mendekati kawah yang ada di puncak serta tidak berkemah di sekitar puncak atau bibir kaldera, kawah Gunung Raung. Hal tersebut untuk menghindari potensi bahaya gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan jiwa manusia.

Topik
Gunung SemeruGunung BromoGunung RaungGunung Lemongan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru