Dua Negara Ini Lagu Kebangsaan dan Mars Militernya Diciptakan Musisi Indonesia Asli

Dec 01, 2021 09:37
Malaysia dan Singapura (Foto: VectorStock)
Malaysia dan Singapura (Foto: VectorStock)

JATIMTIMES - Setiap negara pasti memiliki lagu kebangsaan. Lagu kebangsaan tersebut biasanya dinyanyikan di momen-momen besar tertentu seperti ulang tahun negara atau acara resmi lainnya. 

Di Indonesia sendiri memiliki lagu kebangsaan yang berjudul Indonesia Raya. Indonesia Raya merupakan ciptaan dari WR Supratman. 

Lagu kebangsaan tentu juga dimiliki oleh negara tetangga yakni Malaysia dan Singapura. Namun siapa sangka, pencipta lagu kebangsaan 2 negara tersebut adalah orang Indonesia asli. 

Malaysia memiliki lagu kebangsaan yang berjudul Negaraku. Negaraku merupakan ciptaan dari Saiful Bahri. Saiful Bahri merupakan mantan pimpinan Orkes Studio Jakarta (milik RRI). 

Saiful Bahri

Keluarga Saiful meyakini bahwa lagu Negaraku adalah salah 1 ribuan lagu ciptaan Saiful. Lagu ciptaan Saiful memang pernah diminta oleh Malaysia.

Bahkan, Presiden Soekarno pada sebuah acara Perayaan HUT Kemerdekaan RI pernah meminta Saiful untuk memberikan lagu tersebut untuk dijadikan lagu Kebangsaan Malaysia.

Saiful lahir pada 19 September 1924 di Payakumbuh, Sumatera Barat. Ia meninggal pada 26 Desember 1976 di Tokyo, Jepang. 

Saiful sendiri merupakan musisi Indonesia-Malaysia yang berdarah Minang Kabau. Saat terjadi konfrontasi Malaysia-Indonesia, ia pindah ke Malaysia dan mengganti namanya agar tidak diketahui intelejen Indonesia. 

Selain lagu kebangsaan Malaysia, Saiful juga pencipta mars militer Malaysia berjudul Prajurit Tanah Air yang dinyanyikan oleh Jamaluddin Alias. Saiful juga menciptakan lagu Negara Bagian Selangor berjudul Duli yang Maha Mulia dan Melaka yang berjudul Mellaka Maju Jaya.

Sementara, lagu kebangsaan Singapura berjudul Majulah Singapura merupakan ciptaan dari Zubir Said. Zubir Said lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat pada 22 Juli 1907. 

Ia meninggal dunia pada 16 November 1987 di Singapura. Salah 1 putra Minang Kabau inikarya-karyanya dipandang sebagai "melayu sejati". 

Selain menciptakan lagu kebangsaan Singapura, Zubir juga menciptakan lagu Patriotik Hari Anak-anak Nasional Singapura berjudul Semoga Bahagia. Pada tahun 1928 Zubir memutuskan untuk pindah ke Singapura.

Zubir Said

Di Singapura, ia bergabung dengan Wayang Bangsawan City Opera (Kelompok Opera Bangsa Melayu). Kemudian pada 1936 ia direkrut oleh His Master's Voice (Perusahaan Rekaman Milik Inggris). 

Lalu pada tahun 1941 ia pindah ke Bukittingi bersama sang istri. Hingga akhirnya pada 1947 ia kembali ke Singapura sampai akhir hayatnya.

Topik
indonesia rayalagu Indonesia Rayazubir saidorang dalam gangguan jiwa (ODGJ)pencipta lagu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru